JEPARA, RADARPATI.ID – Operasi Beras Murah yang digelar pemerintah kabupaten Jepara ramai diserbu warga. Empat ton beras yang disediakan ludes dalam satu jam.
Kegiatan operasi beras murah ini terselenggara di Pasar Pecangaan, mulai pukul 8 pagi dan selesai pada pukul 9 pagi.
Dalam operasi tersebut, beras dijual Rp 53ribu per lima kilogram/pack, dan satu warga dibatasi membeli maksimal 2 pack.
Harga tersebut jauh lebih murah dibanding rata-rata pasar yang menjual Rp 13 ribuan. Dalam satu jam, beras murah tersebut ludes.
Di lokasi, antrian tampak mengular di depan Pasar Pecangaan. Lalu lintas kendaraan sekitar juga sempat ramai padat namun lancar.
Anita, warga Pulodarat Kecamatan Pecangaan mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut.
Kebetulan, Anita sedang mencari beras di Pasar. Setelah mendengar ada beras murah, ia langsung mengantre untuk membeli.
“Saya beli dua pack, total 10 kilo. Senang sekali, harganya beras kan masih mahal. Ini bisa untuk stok satu bulan,” jelas Anita.
Pj Bupati Edy Supriyanta yang turut hadir mengungkapkan operasi beras murah merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat di tengah kondisi harga beras yang belum stabil.
Dalam operasi beras murah, beras dijual Rp 53 ribu per 5 kilogram yang lebih murah dari rata-rata harga pasar.
Selain itu, Edy mengungkapkan pemerintah telah mengamankan stok beras jelang Ramadan dan Idul Fitri.
Pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak panik, karena Jepara masih aman ketersediaan stok berasnya.
Selain di Pasar Pecangaan, pemerintah juga menggelar operasi beras murah di dua titik lain: Pasar Jepara 2 dan Pasar Bangsri.
Total ada 15 ton beras bulog yang disediakan untuk program beras murah.(nib/ade)
Editor : Alfian Dani