Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Miris, Halte di Jepara Tak Dapat Anggaran Perawatan, Cuma Dipantau Tok

Nibros Hassani • Senin, 5 Februari 2024 | 21:00 WIB
DIFUNGSIKAN: Halte di depan Pasar Mayong pada sore hari dimanfaatkan para pedagang untuk menggelar lapak. (NIBROS HASSANI/RADAR KUDUS)
DIFUNGSIKAN: Halte di depan Pasar Mayong pada sore hari dimanfaatkan para pedagang untuk menggelar lapak. (NIBROS HASSANI/RADAR KUDUS)

 



JEPARA, RADARPATI.ID — Pemerintah Kabupaten Jepara mengakui masih menjaga dan memantau halte-halte yang ada di Jepara.

Selain karena merupakan aset daerah, nantinya halte masih bisa berfungsi maksimal bila program BRT berjalan. Meski demikian, tidak ada anggaran

Ada beberapa halte yang tersebar di Kabupaten Jepara. Halte-halte ini berada pada jalur ramai angkutan darat. Beberapa halte tampak masih berfungsi, seperti halte yang ada di depan Pasar Mayong, pertigaan Desa Jambu Kecamatan Mlonggo, dan halte sekitar SMKN 2 Jepara.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Ony Sulitijawan mengungkapkan pihaknya masih terus memantau dan menjaga halte-halte yang tersisa di Jepara.

“Perawatan anggaran sudah tidak ada tapi aset-aset itu tetap kita jaga dan pantau. Jadi memang masih berfungsi,” jelas Ony.


Ia menilai, menjamurnya penggunaan kendaraan pribadi dan tidak adanya akses transportasi umum yang baik membuat halte-halte yang ada tampak tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Minat jasa angkutan itu juga banyak berkurang. Secara fungsi juga kurang digunakan masyarakat,” lanjut Ony.


Meski begitu, bila memang ada halte yang rusak pihaknya akan meninjau halte tersebut untuk diusulkan perawatan.

Namun untuk sementara ia menilai belum ada prioritas perbaikan halte-halte yang ada.

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#bus #halte #Mayong #dishub #jepara #brt