JEPARA, RADARPATI.ID - Penyaluran bantuan beras cadangan pemerintah di Kabupaten Jepara saat ini masih berlangsung.
Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara mendorong percepatan penyalurannya.
Agar, bantuan tersebut bisa diterima masing-masing penerima sebelum akhir tahun.
Dari pantauan di lapangan kemarin, beras-beras tersebut masih ada di balai desa untuk menunggu diserahkan ke penerima.
Salah satunya ada di Balai Desa Troso, Kecamatan Pecangaan.
Tumpukan beras Bulog itu masih tertata rapi.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara Edy Marwoto melalui Kabid Pemberdayaan Sosial Fakir Miskin Isdiyanto Koesworo menjelaskan, memang ada beberapa desa yang baru mendapat dropping-an beras dari Bulog.
”Seminggu setelah jadwal dropping, diusahakan sudah salur ke Keluarga Penerima Manfaat,” ungkapnya kemarin.
Diketahui, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelontorkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 1.208 ton di Jepara.
Itu merupakan program bantuan pangan beras tahap ke dua di tahun ini.
Jumlah penerimanya sebanyak 120.861 keluarga penerima manfaat (KPM).
Mekanisme penyalurannya diserahkan ke masing-masing desa.
Penyaluran program bantuan pangan beras tahap pertama telah dilaksanakan sejak April lalu.
Saat itu, sebanyak 1.317 ton cadangan beras pemerintah disalurkan ke masyarakat Jepara.
Jumlah penerimanya saat itu sebanyak 131.785 KPM. (rom/war)