JEPARA,RADARPATI.ID - Beras, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya diserbu karyawan pabrik pada Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu (13/12) sore.
Mi instan, bawang merah, dan bawang putih ludes dalam setengah jam.
GPM ini terlaksana di PT SAMI pada sore hari mulai 16.30 hingga selesai.
Karyawan pabrik yang selesai bekerja pukul 16.30 langsung menyerbu beberapa stan yang ada.
Mulai dari beras, minyak goreng, mi instan, dan frozen food.
Untuk komoditas seperti mi instan kemasan, bawang merah bawang putih ludes dalam waktu 30 menit.
Kegiatan ini juga diupayakan untuk mengantisipasi lonjakan harga saat Natal dan pergantian tahun.
Dalam gerakan pangan murah ini, tersedia beras medium Bulog sejumlah 2 ton, minyak goreng 600 liter, beras gabungan kelompok tani BUMP Kalingga Makmur Sejahtera 2,5 ton, beras gabungan kelompok tani LPM Mugi Lestari 2,5 ton, dan 250 kilogram bawang merah dan bawang putih, mi instan.
Ada juga sejumlah makanan olahan yang dijual dari beberapa UMKM lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara Dhiyar Susanto melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan Aprilia Elisiawati mengatakan harga barang pada Gerakan Pangan Murah dijual lebih murah dari harga di pasaran.
Seperti beras medium yang dijual dengan harga Rp 10,3 ribu, lebih murah Rp 2,7 ribu dari harga pasar.
Lalu telur lebih murah Rp 2 ribu dari harga pasar, bawang merah lebih murah Rp 5 ribu, dan minyak goreng yang lebih murah Rp 5 ribu dari harga pasar.
Sindy, karyawan pabrik ikut membeli beras dan mi instan.
Sebagai anak kos pabrik, ia berencana menggunakan beras dan mi itu untuk stok kebutuhan. (nib/war)
Editor : Alfian Dani