JEPARA, RADARPATI.ID – Sekitar 125 stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jepara menampilkan produk unggulan di Acara Gebyar UMKM.
Sekitar 180 produk yang ditampilkan mulai dari kerajinan, olahan makanan, hingga mainan anak di Alun-alun 2 Jepara.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko mengatakan, ada sekitar 81.399 UMKM yang terdaftar di Kabupaten Jepara.
Jumlah tersebut sangat signifikan dan berpengaruh bagi ketahanan ekonomi daerah.
Kata Edy, setelah pandemi usai, pertumbuhan ekonomi menunjukkan kenaikan 4-5 persen.
Ia berharap, jumlah UMKM yang signifikan bisa terus bertumbuh dan bergeliat menjadi ketahanan ekonomi Jepara.
“Jumlah UMKM ini ayo kita openi (rawat) dan kita maksimalkan kemampuannya. Jangan hanya terdaftar lalu tertidur tidak aktif,” jelas Edy.
Ia menambahkan, Jepara juga berhasil mengentaskan kemiskinan dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Jawa Tengah.
“Ini tidak mudah. Dan kita paling kecil angka kemiskinannya di tingkat provinsi Jawa Tengah kalau dengan kabupaten lain. Kita juga terus mendapatkan penghargaan,” jelas Edy.
Ia juga meyakinkan kepada UMKM yang hadir untuk tidak takut kekurangan modal.
Karena pemerintah juga menggandeng Bank Jateng untuk pinjaman modal kredit UMKM.
Diperkirakan, bila satu malam masing-masing stan memeroleh keuntungan Rp 500 ribu, melalui kegiatan ini ada perputaran hingga Rp 750 juta per harinya. (nib/war)