PATI – Warga Dukuh Dayu, Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi, kini mendapat akses air bersih melalui pembangunan sumur bor yang diinisiasi jajaran TNI.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat, terutama saat musim kemarau.
Sumur bor tersebut diresmikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat didampingi Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi.
Baca Juga: Terdampak Kekeringan Kodim Pati Salurkan 14.500 Liter Air Bersih untuk Warga Tlogoayu
Pembangunan sumur bor dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai kondisi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
“Kami di sini untuk meresmikan sumur bor Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi. Kami menerima informasi bahwa daerah sini kekurangan air dalam situasi musim kemarau. Karena itu, kami berinisiatif untuk membangun sumur bor,” ujar Achiruddin.
Keberadaan air bersih menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat. Dengan tersedianya sumur bor, warga diharapkan tidak lagi kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Peduli Kesehatan Masyarakat, Kodim 0718 Pati Bersama RS KSH Pati Gelar Operasi Katarak Gratis
“Alhamdulillah air sudah bisa mengalir dan masyarakat bisa menikmati air tersebut. Harapannya, dengan adanya air ini masyarakat bisa menjadi lebih sejahtera,” katanya.
Sumur bor di Tanjungsekar memiliki kedalaman sekitar 80 meter. Air yang dihasilkan dinilai memiliki kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.
Sementara itu, kapasitas penampungan air mencapai 5.000 liter. Warga dapat mengambil air secara langsung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pembangunan sumur bor tersebut menjadi bagian dari upaya TNI membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih. Achiruddin menyebut saat ini sudah terdapat dua titik sumur bor yang dibangun di Kabupaten Pati.
Ke depan, pihaknya berencana menambah sumur bor lagi di wilayah Pati, khususnya di daerah yang benar-benar membutuhkan pasokan air bersih.
Bagi warga Tanjungsekar, keberadaan sumur bor tersebut menjadi angin segar. Selama ini, Dukuh Dayu menjadi salah satu wilayah yang mengalami kesulitan air setiap kali musim kemarau tiba.
Baca Juga: Kodim Pati Gandeng Dispertan Tingkatkan Produksi Bahan Pangan, Begini Caranya!
Santoso, warga Desa Tanjungsekar, merasakan sulitnya akses air bersih saat musim kemarau seperti sekarang ini.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Pangdam, Kodim, dan Koramil. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Tanjungsekar,” ujarnya.
Sebelum adanya sumur bor, warga harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, mereka juga mengandalkan bantuan distribusi air bersih yang dikirim para donatur ketika kondisi kekeringan semakin parah.
Sebelumnya dalam kegiatan kunjungan kerja di Pati, Pangdam IV/Diponegoro juga meninjau pembangunan jembatan gantung di Desa Kayen.
“Tujuan kami datang kesini ingin melihat proses pembangunannya, harus sesuai standar yang berlaku. Kami tidak ingin jembatan itu sudah jadi kemudian timbul masalah, ini (setelah dicek) sudah sesuai. Semoga dapat digunakan dan membantu mobilitas masyarakat,” paparnya. (aua)
Editor : Admin