SEMARANG – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Kanjengan Kauman, Semarang Tengah, menghanguskan ratusan lapak pedagang pada Rabu (29/4/2026) malam.
Sedikitnya 200 kios PKL dan 26 pertokoan di Blok F dilaporkan terdampak akibat amukan si jago merah.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Dasilva, mengatakan hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui karena masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Baca Juga: Hardiknas 2026: Tema, Makna Logo, dan Link Download Resmi Hari Pendidikan Nasional
Menurutnya, laporan awal mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 23.00 WIB dari pihak kepolisian.
Setelah itu, pihaknya langsung menuju lokasi untuk melakukan pendataan awal terhadap dampak kebakaran.
Aniceto menegaskan bahwa area yang terbakar bukan bangunan utama pasar, melainkan kios PKL yang berada di sekitar kawasan Pasar Kanjengan.
Selain itu, api juga merambat ke pertokoan yang berada di Blok F.
Secara keseluruhan, sekitar 226 unit usaha terdampak, terdiri dari 200 kios PKL dan 26 toko di Blok F yang ikut terbakar.
Terkait kerugian, pihaknya memperkirakan total kerusakan mencapai angka miliaran rupiah.
Berdasarkan pendataan awal, nilai kerugian ditaksir berkisar antara Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kios tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat, dengan estimasi nilai awal pembangunan sekitar Rp1,5 miliar.
Namun jika dihitung dengan kerugian barang dagangan dan bangunan lainnya, nilainya bisa jauh lebih besar.
Sebagai langkah antisipasi agar aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan, Pemerintah Kota Semarang menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi para pedagang yang terdampak.
Pedagang kaki lima yang kiosnya terbakar akan diarahkan untuk sementara berjualan di Pasar Kanjengan bagian blok baru.
Selain itu, Pasar Johar juga disiapkan sebagai alternatif tempat berjualan.
Untuk rencana pembangunan kembali kios yang terbakar, Dinas Perdagangan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kota Semarang dan menunggu arahan dari wali kota.
Terkait kemungkinan bantuan bagi para pedagang korban kebakaran, pihaknya juga akan membahasnya bersama Pemerintah Kota Semarang dalam waktu dekat.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Kompleks Blok F Pasar Kanjengan yang berada di kawasan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, sekitar pukul 22.30 WIB.
Api kemudian merambat hingga membakar kios-kios yang berada di sisi selatan belakang Blok F. (mha/him)