Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Lama Dinanti, Ternyata Bus Trans Jateng Jepara Kudus Pati Masih Proses Studi Masterplan

Achmad Ulil Albab • Kamis, 12 Februari 2026 | 18:09 WIB
Ilustrasi BRT Trans Jateng sebagi moda transportasi nyaman dan murah bagi masyarakat Jawa Tengah. (AI/ACHMAD ULIL ALBAB)
Ilustrasi BRT Trans Jateng sebagi moda transportasi nyaman dan murah bagi masyarakat Jawa Tengah. (AI/ACHMAD ULIL ALBAB)

 

PATI - Wacana dibukanya layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng ke wilayah Kabupaten Pati belum ada kejelasan hingga saat ini.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati Tony Romas saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Kamis (12/2) pagi. 

"Belum ada kejelasan, sampai saat ini kami belum dapat info perkembangan. Terkait Bus Trans Jateng ini wilayahnya pemerintah provinsi. Lebih lanjut bisa ditanyakan ke BPSPP (Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan)," ungkap Tony. 

Lebih lanjut Tony mengaku senang dengan wacana hadirnya layanan Bus Trans Jateng ini ke wilayah Pati. Karena hal ini akan sangat menguntungkan masyarakat. 

"Yang jelas menguntungkan masyarakat. Karena tentu saja murah karena ada subsidi yang jelas masyarakat akan senang dengan kehadiran moda transportasi Bus Trans Jateng ini," lanjutnya. 

Masyarakat di wilayah Muria Raya saat ini memang sedang menantikan kehadiran moda transportasi BRT Trans Jateng, yang sampai saat ini belum beroperasi melayani masyarakat di wilayah Kudus, Pati dan Jepara. 

Kepala Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan wilayah II Dishub Provinsi Jawa Tengah Bangun Adi melalui Ketua Kelompok Kerja Angkutan Aglomerasi dan Perbatasan dishub jateng, Rita Toba menjelaskan terkait rencana operasional BRT Trans Jateng di wilayah Jepara, Kudus dan Pati saat ini masih dalam tahap penyusunan studi masterplan. 

Sesuai dengan dokumen perencanaan RPJMD Provinsi Jateng 2025-2029, wilayah pengembangan Jepara Kudus Pati (Jekuti) masuk dalam salah satu program pengembangan angkutan aglomerasi perkotaan Trans Jateng. 

"Akan tetapi dapat kami sampaikan bahwa untuk menghadirkan layanan Trans Jateng perlu adanya tahapan-tahapan yang harus dilalui mulai tahapan kebijakan, perencanaan, penyusunan studi yang komprehensif, anggaran, sosialisasi," paparnya. 

Selain itu lanjutnya, perlu serta kolaborasi, sinergitas dan dukungan dari seluruh pihak di wilayah-wilayah (kabupaten/kota) yang dilayani sehingga layanan ini nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

Untuk waktu operasionalnya kemungkinan tahun 2028.

Namun hal itu masih menunggu kebijakan dari Gubernur Jawa Tengah.

Kehadiran BRT Trans Jateng sebenarnya sangat dinantikan oleh masyarakat di wilayah Pati. Hal ini karena saat ini mayoritas pergerakan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi. 

Karena salah satu alasannya terkait minimnya moda transportasi yang nyaman dan murah. 

Arifin, salah seorang warga Pati Kota berharap ada BRT Trans Jateng beroperasi di wilayah Pati juga. 

"Saat ini kita hanya bisa naik kendaraan pribadi. Angkot sudah jarang. Kondisi bus yang ada juga kondisinya memprihatinkan. Harus ada sentuhan langsung dari pemerintah untuk menyediakan transportasi yang layak, baik dan murah bagi masyarakat," paparnya. (aua) 

Editor : Achmad Ulil Albab
#kajian #moda transportasi #dishub #jepara #kudus #pati #Masterplan #gubernur #brt trans jateng