SEMARANG, RadarPati.ID – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan longsor di Jalan Gunung Talangsari Sendang, Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, pada Senin (10/3).
Rumah Hindun Nugraheni menjadi salah satu yang tertimpa material longsor, membuatnya terkejut saat pulang ke rumah.
"Pulang ke rumah kok sudah banjir, dan rumah tertimpa longsor, saat itu memang masih hujan," ungkap Hindun, yang akrab disapa Heni.
Saat kejadian, Heni sedang tidak berada di rumah.
Namun, ketika kembali sekitar pukul 13.00 WIB, ia nekat masuk meskipun jalan di gangnya sudah terendam banjir.
Rumahnya yang berada di ujung gang tidak luput dari dampak longsor.
Material tanah menimpa atap samping rumahnya, menyebabkan kanopi yang baru dipasang ambruk dan menimpa sumur hingga kamar mandi.
“Kali ini terparah, bahkan ada dua rumah yang tertimpa longsor, saya dan tetangga,” tambahnya.
Petugas dari kelurahan, PMI Kota Semarang, BPBD Kota Semarang, dan tim terkait telah mendata kejadian tersebut.
Hingga kini, pembersihan masih berlangsung dan bantuan akan segera diberikan.
Heni berharap talut yang longsor bisa segera diperbaiki untuk mencegah kejadian serupa.
Plt Lurah Bendan Duwur, Anis Kartika Ningrum, menjelaskan bahwa longsor berasal dari jalan di atas permukiman warga.
"Karena air hujan terus-menerus, itu atasnya kan tebing," ujarnya.
Tak hanya di Bendan Duwur, hujan deras juga menyebabkan bencana di beberapa titik di Semarang, termasuk longsor di Bendan Ngisor dan Petompon, serta banjir setengah meter di beberapa wilayah.
Anis mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar lebih waspada.
"Kalau hujan deras, otomatis air masuk ke rumah, jadi paling tidak harus bersiap mengamankan barang-barang penting," pesannya. (fgr/bas/him)
Editor : Abdul Rochim