Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Cegah Kecurangan, Pertamina Cek Tera Ukur SPBU di Kudus Jelang Natal dan Tahun Baru 2025  

Abdul Rochim • Sabtu, 7 Desember 2024 | 02:02 WIB

 

TERA SPBU: Petugas Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyidak pelayanan di tiga SPBU di Kudus (6/12). (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
TERA SPBU: Petugas Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyidak pelayanan di tiga SPBU di Kudus (6/12). (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

 

KUDUS, RadarPati.ID – Guna menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) melakukan kesiapan sarana dan fasilitas serta penyaluran energi.

Salah satunya, Pertamina turun langsung melakukan pengecekan tera ukur bejana SPBU di wilayah Desa Rendeng, Kecamatan Kota. Dua nozzle juga dilakukan pengecekan.

Hal ini mengantisipasi juga adanya kecurangan dalam melayani pembelian BBM.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho, mengatakan sidak ini dilakukan untuk benar-benar memastikan kesiapan SPBU dalam rangka melayani pelanggan termasuk saat momen libur Nataru.

Kebutuhan dan konsumsi BBM diprediksi akan meningkat sejak sebelum Natal 2024 hingga setelah tahun baru 2025.

”Dari hasil sidak ini dapat kami pastikan bahwa SPBU memiliki takaran tera yang pas sesuai ketentuan dan dalam kondisi prima untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengujian tera ini dilakukan untuk memastikan sarana dan fasilitas di SPBU dalam kondisi siap menyambut masyarakat yang melakukan plesir pada momen libur Nataru.

Baca Juga: Musim Hujan Datang, BPBD Kudus Siaga Banjir. Ini Daftar Wilayah Rawan Bencana

Proyeksinya, untuk wilayah Muria Raya (Kabupaten Blora, Kabupaten Jepara, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Rembang) kebutuhan BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) akan meningkat sebesar 7,4 persen  dari 1,5 ribu KL menjadi 1,6 ribu KL dibandingkan rerata normal (rerata normal pada bulan Oktober 2024).

Kebutuhan akan BBM jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) di Muria Raya mengalami penurunan sebesar 3,9 persen dari rerata normal, atau menurun dari 1,1 ribu KL menjadi 1.000 KL per hari. Hal ini diprediksi karena penurunan kegiatan industri pada masa Natal dan Tahun Baru.

“Estimasi puncak arus libur tertinggi terjadi di H-1 dan H-2 Natal (Senin dan Selasa) dengan kebutuhan naik sebesar 19,8 persen. Kemudian, puncak libur kedua di H-1 dan H-2 tahun baru, kebutuhan akan naik sebesar 10,8 persen. Terakhir, arus mudik akan diprediksi terjadi pada H+2 Tahun Baru dan kebutuhan akan naik sebesar 6,7 persen,” tambah Brasto. (san/him)

 

Editor : Abdul Rochim