Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

KPU Jateng Gelar Sosialisasi Pilgub 2024, Ini Harapan Warga Samin di Sukolilo Pati

Achmad Ulil Albab • Selasa, 5 November 2024 | 17:35 WIB
ANTUSIAS : KPU Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pilgub Jateng 2024 bersama masyarakat Samin di Sukolilo Pati. (KPU JATENG UNTUK RADAR PATI)
ANTUSIAS : KPU Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pilgub Jateng 2024 bersama masyarakat Samin di Sukolilo Pati. (KPU JATENG UNTUK RADAR PATI)

 

 

PATI, RADARPATI.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 di Balai Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pada Senin (4/11/2024) malam.

Kegiatan ini mengikutsertakan masyarakat adat Sedulur Sikep dari wilayah Sukolilo.

Akmaliyah, anggota KPU Jateng, menjelaskan bahwa pihaknya berupaya mengajak berbagai komunitas dalam sosialisasi Pilgub untuk memastikan pemahaman yang lebih luas.

"KPU memiliki program untuk fasilitasi sosialisasi dan pendidikan pemilih, termasuk melibatkan organisasi masyarakat, mahasiswa, agama, dan komunitas adat. Masyarakat adat juga harus kami libatkan demi kesuksesan Pilkada,” ujar Akmaliyah, yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Kadiv Sosdiklihparmas) KPU Jateng.

Akmaliyah menambahkan, dalam menentukan sasaran sosialisasi, KPU Jateng tidak hanya menyasar daerah dengan partisipasi rendah.

Keterlibatan komunitas adat Sedulur Sikep di Pati bertujuan untuk mencakup sebanyak mungkin kelompok masyarakat agar mengetahui tahapan Pilkada, siapa calon yang berkompetisi, dan cara memilih di TPS.

Lebih jauh, Akmaliyah berharap seluruh masyarakat Jawa Tengah, terutama yang memiliki hak pilih, dapat turut aktif dalam setiap tahapan Pilgub.

"Kami ingin semua warga berpartisipasi, baik dalam tahapan Pilgub maupun saat pemungutan dan penghitungan suara, karena ini krusial bagi masa depan Jawa Tengah lima tahun mendatang," jelasnya.

Gunretno, tokoh masyarakat Sedulur Sikep Pati, menyambut baik kerja sama antara KPU dan komunitasnya.

Menurutnya, sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang proses Pilgub bagi Sedulur Sikep.

"Kami berharap warga Sedulur Sikep memahami betul pentingnya memilih pemimpin lima tahun ke depan. Semoga pemimpin terpilih nantinya tidak mengingkari janji dan serius memikirkan rakyat Sedulur Sikep yang kebanyakan hidup dari bertani," ungkapnya.

Gunretno juga menyoroti masalah lingkungan dan pertanian di Kabupaten Pati yang menurutnya memerlukan perhatian serius.

Khususnya, ancaman kerusakan lingkungan akibat rencana pendirian pabrik semen di Pegunungan Kendeng dan penyempitan lahan produktif karena alih fungsi kawasan menjadi industri.

"Ancaman ini bertolak belakang dengan program kedaulatan pangan yang diusung, dan kami berharap pemimpin terpilih mampu menjaga lahan pertanian," tambahnya.

Dia juga mendorong calon gubernur agar berkomitmen melestarikan Pegunungan Kendeng sebagai penopang kedaulatan pangan di Jawa Tengah.

“Pulau Jawa ini padat penduduk, dan kebutuhan pangannya tinggi, tetapi lahan pertanian semakin berkurang. Lahan yang rusak harus segera dipulihkan agar kembali produktif, dan sumber masalah bencana harus dicari solusinya," tutur Gunretno.

Selain itu, Gunretno menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil demi pelestarian lingkungan.

Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan dengan tegas agar situasi lingkungan dapat semakin membaik.

Sebagai komunitas yang hidup dari bertani, Sedulur Sikep menjadikan pertanian sebagai nadi kehidupan mereka.

"Kalau masyarakat lain mungkin akan berhenti bertani setelah gagal panen beberapa kali. Namun, Sedulur Sikep akan terus bertani meskipun hasilnya tidak selalu memuaskan, karena ini adalah pilihan hidup kami," tutup Gunretno. (aua)

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#lingkungan #harapan #jateng #Sukolilo #pati #kpu #sosialisasi #petani #pilgub