Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pengamat Politik Sebut Pilgub Jateng sebagai Perang Besar, Begini Analisisnya

Khafifah Arini Putri • Sabtu, 20 Juli 2024 | 18:15 WIB

 

ANALISIS: Pengamat politik Hendri Satrio. (KHAFIFAH ARINI PUTRI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANALISIS: Pengamat politik Hendri Satrio. (KHAFIFAH ARINI PUTRI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG, RADARPATI.ID - Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono telah dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Peta politik di Jawa Tengah pun berubah. 

Pengamat politik sekaligus Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio menyampaikan pertarungan politik di Pilgub Jateng akan berlangsung sengit.

Jateng selama ini didominasi oleh PDI Perjuangan, bahkan sering disebut sebagai kandang banteng. 

Di sisi lain, Jokowi dengan kekuatannya menjadi pihak yang ingin meruntuhkan dominasi PDI Perjuangan.

Sehingga pertarungan kedua kubu untuk menguasai Jateng diprediksi akan berlangsung seru. 

"Iya (perang besar), seru lah perangnya. Ada satu yang ingin julukan bahwa di sini (Jateng) kandang (banteng), dan di kelompok lain ingin meruntuhkan bahwa kandang itu bukan lagi miliknya, itu kan jadi seru," jelas Hendri di Hotel Santika Premiere Kota Semarang Jumat (19/7). 

Menurutnya, Pilgub Jateng bakal menjadi ujian bagi partai berlambang banteng dalam menjaga kandangnya.

Pasalnya yang dihadapi PDI Perjuangan sebenarnya bukan hanya Jokowi tapi juga Prabowo Subianto yang dilantik menjadi presiden mulai Oktober 2024 nanti. 

"Lawannya PDI Perjuangan nggak main-main, dua rezim yang berkuasa. Satu yang dia besarkan (Jokowi), satu yang baru tapi ingin besar (Prabowo), ini seru juga," ungkapnya. 

Hendri menilai PDI Perjuangan bakal berusaha menjaga kandangnya dengan mengusung kader terbaik di Pilgub Jateng 2024 mendatang.

Menurutnya PDI Perjuangan bisa melawan Jokowi asalkan seluruh kader solid memenangkan kader yang diusung. 

"Kalau menurut saya asal itu (kader) didorong dan all out menang, mereka tidak ingin kehilangan stigma Jateng kandang banteng," tegasnya. 

Kemudian Jokowi menurutnya juga akan cawe-cawe pada Pilgub kali ini dengan menyokong orang dekatnya sebagai calon gubernur.

Yaitu Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi atau Ketua Umum PSI yang juga anak bungsunya, Kaesang Pangarep. 

Dengan ditariknya Sudaryono menjadi wamentan, kata dia, juga merupakan salah satu cara dalam mengamankan Ahmad Luthfi dan Kaesang. 

"Lawannya ya kemungkinan Pak Luthfi, Pak Luthfi juga deg-degan kan, kalau misalnya Mas Kaesang nggak oke di Jakarta. Dia (Kaesang) pasti ke Jawa Tengah," jelasnya. (kap/ton) 

 

Editor : Abdul Rochim
#pilgub jateng #pdi perjuangan #jawa tengah #semarang #politik #survei