Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jembatan Tanggulangin Bikin Pengendara Waswas, Ini Penyebabnya

Syaiful Amri • Kamis, 7 Maret 2024 | 20:24 WIB

 

RUSAK: Kondisi pembatas Jembatan Tanggulangin perbatasan Kudus-Demak tampak rusak kemarin.
RUSAK: Kondisi pembatas Jembatan Tanggulangin perbatasan Kudus-Demak tampak rusak kemarin.

KUDUS, RADARPATI.ID – Pagar pembatas jembatan Tanggulangin perbatasan Kudus-Demak rusak parah.

Hal itu membuat pengendara jalan raya waswas, jika terjatuh melewati batas jembatan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di jembatan Tanggulangin, Kudus kemarin, terdapat delapan ruas pagar dalam keadaan rusak di bagian kanan pembatas jembatan.

Lebar kerusakan pagar diperkirakan mencapai 15 meter.

Tidak hanya itu, apabila diamati dari jembatan lama.

Kerusakan pagar jembatan Tanggulangin dalam keadaan seperti patah dan akan jatuh.

Diketahui jembatan sepanjang 170 meter itu, merupakan jalan nasional yang diresmikan pada 2019 lalu.

Akan tetapi karena imbas dari bencana banjir Karanganyar, Demak membuat pagar pembatas jembatan menjadi rusak.

Kerusakan itu, dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengendara.

Apalagi di bawah jembatan tersebut langsung berseberangan dengan Sungai Wulan.

Selain pagar, sebagian kondisi jalan jembatan juga terdapat lubang yang tersebar di beberapa titik. Diperkirakan lebar kerusakan jalan 80-100 sentimeter.

Miswanto, 70, sopir ojek pangkalan Tanggulangin mengaku menyadari kerusakan pembatas jembatan semenjak banjir dua minggu lalu.

Meski demikian, ia tidak mengetahui secara pasti kerusakan pagar pembatas jembatan.

Namun, ia menduga karena banyaknya truk pengangkut mogok di jembatan saat banjir.

”Sebelumnya pembatas jembatan Tanggulangin masih utuh. Rusaknya baru saja, setelah ada banjir Karanganyar,” katanya kemarin.

Menurutnya, pengendara bisa saja terjatuh apabila tidak fokus saat melewati jembatan.

Ditambah lagi saat melewati waktu malam hari, Jalan Raya Pantura Kudus-Demak gelap karena lampu lalu lintas banyak yang mati.

Setiap hari, warga Karanganyar, Demak itu, melewati jembatan dan selalu berhati-hati saat melewati titik kerusakan.

”Kalau tukang ojek seperti saya mungkin tidak berbahaya. Tapi bagi kendaraan besar itu yang berbahaya,” imbuhnya.

Pengendara lain, Dias, 24, mengaku baru menyadari pagar pembatas jembatan Tanggulangin rusak dua hari yang lalu, karena dirinya selalu melewati jembatan lama.

Sebelumnya, kerusakan pembatas jembatan hanya terjadi di beberapa ruas saja dan tidak separah sekarang.

Ia berharap pemerintah bisa segera memperbaikinya, supaya menjamin keselamatan pengguna jalan.

Baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

”Semoga segera diperbaiki dan penanganan cepat dari pemerintah. Karena itu sangat berbahaya jika pengendara sewaktu-waktu hilang konsentrasi,” paparnya. (wat/zen/amr)

 

Editor : Syaiful Amri
#Satlantas Polres Demak #kudus #demak #pengendara #jembatan tanggulangin kudus