KDKMP Grobogan Bangunan Rampung 100 Persen Tapi Peralatan Belum Lengkap

Abdul Rochim • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:28 WIB
VERVAL: Tim Mabes TNI saat menyambangi KDMP Karangsono Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR PATI)
VERVAL: Tim Mabes TNI saat menyambangi KDMP Karangsono Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR PATI)

GROBOGAN - Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melakukan verifikasi dan validasi (verval) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Grobogan pada 18–22 Oktober 2026.

Hasil pemeriksaan di Desa Karangsono, Kecamatan Karangrayung, menunjukkan bangunan koperasi telah rampung, tetapi sejumlah perlengkapan operasional masih belum tersedia.

Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto mengatakan, progres pembangunan gedung KDKMP Karangsono telah mencapai 100 persen.

Baca Juga: 576 Pramuka Grobogan Adu Prestasi di PERSIMANU I, Ini Target Besarnya

Namun, beberapa peralatan, seperti freezer dan keranjang belanja, masih menunggu pengiriman dari vendor Agrinas.

“Untuk bangunan sudah 100 persen. Namun, perlengkapan masih belum lengkap, di antaranya pendingin atau freezer dan keranjang belanja. Saat ini masih menunggu pemenuhan dari vendor,” ungkapnya.

Verval dilakukan untuk mencocokkan kondisi di lapangan dengan data pembangunan sekaligus memastikan kesiapan koperasi sebelum menjalankan kegiatan usaha.

Pada hari pertama, pemeriksaan di wilayah Kecamatan Karangrayung menyasar delapan desa, yakni Karangsono, Nampu, Sumberjosari, Temurejo, Parakan, Termasuk, Ketro, dan Sendangharjo.

Menurut Wefri, kondisi sejumlah lokasi secara umum memiliki temuan serupa dengan KDKMP Karangsono, terutama terkait kelengkapan sarana dan prasarana.

Meski masih menunggu beberapa perlengkapan, gerai KDKMP Karangsono dinilai siap diluncurkan.

Namun, pemenuhan fasilitas penunjang tetap diperlukan agar kegiatan operasional dapat berjalan optimal saat koperasi mulai melayani masyarakat.

Wefri menegaskan, keberadaan koperasi tidak cukup hanya ditandai dengan berdirinya bangunan baru.

KDKMP diharapkan mampu menjalankan fungsi ekonomi dan memberikan manfaat langsung bagi warga desa.

“KDKMP diharapkan tidak sekadar berdiri sebagai bangunan baru, tetapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa,” tegasnya.

KDKMP Karangsono dinilai memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.

Lokasinya yang relatif jauh dari toko ritel menjadi salah satu potensi bagi koperasi untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok.

Selain itu, koperasi diharapkan dapat membantu menyerap hasil pertanian desa sehingga petani memiliki akses pemasaran yang lebih dekat.

Potensi tersebut membutuhkan pengelolaan usaha yang baik serta dukungan pemerintah desa.

Karena itu, kepala desa, manajer, dan ketua koperasi diharapkan bersinergi untuk mengembangkan usaha.

Kerja sama antara pemerintah desa dan pengelola dinilai penting agar koperasi dapat tumbuh berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Wefri menjelaskan, data pembangunan KDKMP Karangsono dalam dasbor aplikasi Agrinas telah menunjukkan bahwa tahapan pembangunan selesai.

Meski demikian, kelengkapan fasilitas operasional masih perlu dituntaskan untuk memastikan kesiapan gerai tidak hanya dari sisi bangunan, tetapi juga sarana pendukung kegiatan usaha. (int)

Editor : Abdul Rochim
pembangunan koperasi desa KDKMP Grobogan Koperasi Merah Putih Karangsono verval Mabes TNI Agrinas Grobogan