GROBOGAN – Pengguna Jalan Raya Purwodadi-Solo perlu mengantisipasi perjalanan mulai Senin (5/10/2026) malam.
Perlintasan Ngrombo di Kabupaten Grobogan bakal menjalani perbaikan geometri yang membuat sebagian jalur ditutup pada malam hingga dini hari.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, pekerjaan perbaikan tersebut dilakukan KAI Daop 4 Semarang sebagai bagian dari pemeliharaan prasarana perkeretaapian.
Perbaikan ditujukan untuk menjaga kondisi perlintasan tetap sesuai standar teknis sekaligus mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
Disebut, pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 5 hingga 11 Oktober 2026.
“Perbaikan geometri perlintasan Ngrombo merupakan bagian dari pemeliharaan prasarana yang dilakukan secara berkala.
Pekerjaan ini bertujuan menjaga kondisi perlintasan tetap sesuai dengan standar teknis sehingga dapat mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api,” ujar Luqman.
Selama pekerjaan berlangsung, penutupan sebagian Jalan Raya Purwodadi-Solo diberlakukan setiap malam mulai pukul 19.00 hingga 05.00 WIB.
Artinya, pengguna jalan yang hendak melintas di kawasan tersebut perlu mengatur waktu perjalanan atau memilih jalur alternatif.
Sementara pada siang hari atau di luar waktu pekerjaan, jalan dapat kembali dilalui pengguna kendaraan dengan tetap mengikuti pengaturan lalu lintas di lokasi.
KAI Daop 4 Semarang juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung pengaturan arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Pengendara diminta mengikuti arahan petugas dan tidak menerobos area yang sedang digunakan untuk pekerjaan.
Menurut Luqman, pekerjaan sengaja dilakukan pada malam hingga dini hari dengan mempertimbangkan aktivitas lalu lintas masyarakat.
Pengaturan tersebut diharapkan dapat meminimalkan gangguan terhadap mobilitas pengguna jalan sekaligus memastikan pekerjaan berjalan optimal.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama pekerjaan berlangsung.
Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengatur perjalanan dan mengikuti pengaturan lalu lintas yang diterapkan di lokasi,” katanya.
Perbaikan geometri ini menjadi bagian dari pemeliharaan rutin untuk memastikan kondisi prasarana perkeretaapian tetap optimal.
Dengan perlintasan yang terawat, keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan Ngrombo diharapkan tetap terjaga. (int)
Editor : Intan Maylani Sabrina