GROBOGAN – Ratusan siswa SD dan SMP Integral Luqman Al Hakim Purwodadi menggelar salat istisqa untuk memohon turunnya hujan, Sabtu (5/9). Kegiatan berlangsung di halaman sekolah. Para siswa berjajar rapi tanpa atap mengikuti rangkaian ibadah untuk meminta hujan kepada Allah SWT.
Sebelum salat istisqa, para siswa terlebih dahulu melaksanakan salat Duha berjamaah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat istisqa yang imamnya dipimpin Kepala SMP Islam Integral Purwodadi Sobirin. Sementara khutbah disampaikan Ustad Abdul Karim.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan istigasah, doa bersama, dan zikir. Para siswa diajak untuk memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kekeringan yang telah berlangsung beberapa bulan dapat segera berakhir.
Kepala Perwakilan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Tengah, S Abdul Karim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar bersama untuk menghadapi kondisi kekeringan.
“Kami mengajak kaum muslimin dan santri yang ada di yayasan Hidayatullah untuk bersama-sama melaksanakan salat istisqa. Tujuannya memohon kepada Allah agar segera diturunkan hujan sehingga kekeringan, khususnya di Jawa Tengah, bisa segera berakhir,” ujarnya.
Menurut dia, kekeringan di sejumlah wilayah telah berlangsung sekitar empat bulan. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Dengan kebersamaan melalui salat istisqa ini, semoga kita semakin dekat kepada Allah dan diberikan hujan rahmat yang membawa kehidupan serta manfaat bagi hamba dan umat,” katanya.
Selain menggelar salat istisqa, BMH juga turut membantu masyarakat yang terdampak kekeringan melalui program penyaluran air bersih. Di Kabupaten Grobogan, bantuan air bersih telah disalurkan menggunakan sejumlah tangki.
“Untuk Jawa Tengah, kami sudah menyalurkan sekitar 200 tangki air bersih ke berbagai wilayah yang membutuhkan,” imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang siswa kelas IX SMP Integral Purwodadi, Anisa Zahra, mengatakan dirinya bersama teman-teman mengikuti salat istisqa sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Grobogan yang terdampak kekeringan.
“Kami berkumpul untuk melaksanakan salat istisqa dan berdoa agar hujan segera turun. Di Grobogan sudah sekitar empat bulan terdampak kekeringan,” tuturnya.
Anisa berharap hujan segera turun sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih.
Kepala SMP Integral Purwodadi Sobirin mengatakan, pelaksanaan salat istisqa tersebut juga dilakukan sebagai bagian dari gerakan jaringan sekolah Hidayatullah.
“Semua jaringan sekolah Hidayatullah melaksanakan salat istisqa. Ini karena bencana kekeringan sudah hampir empat bulan,” jelasnya.
Menurut Sobirin, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa. Anak-anak ditanamkan pemahaman bahwa manusia harus senantiasa bergantung kepada Allah SWT.
“Selain salat istisqa, kami juga melakukan kegiatan droping air bersih. Kepada anak didik kami tanamkan bahwa dalam menghadapi kondisi seperti ini, kita harus selalu bergantung dan memohon pertolongan kepada Allah,” pungkasnya. (mun)
Editor : Support