GROBOGAN – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Dusun Sembukan, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, terus mendapat pengawasan. Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto turun langsung mengecek progres pembangunan, Selasa (1/9/2026).
Pengecekan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, sekaligus menjaga kualitas dan keamanan konstruksi jembatan yang nantinya menjadi akses penghubung antardesa.
Didampingi Pasiter Kodim 0717/Grobogan Kapten Muh Jumar dan Danramil 13/Brati Kapten Arh Heri Darmawan, Dandim memeriksa sejumlah bagian konstruksi di lokasi.
Di antaranya dengan mengukur kedalaman pondasi, mengecek ketebalan cor, hingga memastikan material yang digunakan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Menurut Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto, pengawasan sejak tahap awal penting dilakukan agar kualitas konstruksi tetap terjaga. Terlebih, jembatan tersebut nantinya menjadi akses penting bagi masyarakat.
“Pengawasan melekat terus dilakukan demi memastikan kualitas, keamanan, dan ketahanan struktur bangunan jangka panjang,” ujarnya.
Tak hanya mengecek konstruksi, Dandim juga mengingatkan supervisor atau mandor agar memastikan seluruh material yang digunakan telah memenuhi standar dan lolos uji kualitas.
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan kerja. Para pekerja diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) selama berada di area pembangunan.
“Material harus sesuai standar teknis dan keselamatan pekerja juga harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Saat ini, pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut masih berada pada tahap awal, yakni pengerjaan pengecoran pondasi tiang pylon.
Jembatan gantung ini nantinya menghubungkan Desa Kronggen, Kecamatan Brati, dengan Desa Pulorejo, Kecamatan Purwodadi.
Kehadirannya diharapkan membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat di kedua wilayah sekaligus memperlancar mobilitas warga.
Pengawasan konstruksi sejak tahap pondasi menjadi bagian penting untuk memastikan jembatan tersebut tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga aman dan kokoh saat nantinya digunakan masyarakat. (int)
Editor : Admin