Peresmian dirangkai dengan kegiatan sosial, tausiyah Ustadz Amin Mustofa dari Solo, serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun Notaris/PPAT Made Linggarsih yang genap berusia 61 tahun.
Kepala Desa Getasrejo Busro Siswanto mengapresiasi Made Linggarsih dan Ikhwan yang telah membangun fasilitas umum tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas itu sangat menunjang aktivitas warga.
Baca Juga: Pengelolaan Jalan di Grobogan Dirombak, Ini Alasannya
”Fasum di sini tidak hanya masjid, tetapi juga fasilitas umum lainnya yang menunjang aktivitas warga. Kami berterima kasih atas dukungan penuh Bu Made dan Pak Ihwan. Semoga usahanya semakin sukses,” ujar Busro.
Komisaris PT Semangat Kerja Bersama Endar Kusmawati berharap Masjid Al-Ikhwan menjadi pusat kebersamaan dan kemaslahatan warga.
”Al-Ikhwan berarti persaudaraan. Harapannya menjadi tempat berkumpulnya orang beriman untuk saling membantu dalam kebaikan. Ini bukan akhir, melainkan awal untuk memakmurkan masjid melalui salat berjamaah, majelis ilmu, pendidikan pemuda, serta kegiatan sosial,” tuturnya.
Kepala Disperakim Grobogan Endang Sulistiyoningsih mengapresiasi hibah masjid tersebut sebagai bagian dari pemenuhan fasilitas perumahan.
”Kami sangat mengapresiasi pengembang dan Bu Made atas hibah masjid ini demi mewujudkan hunian yang aman, nyaman, dan lengkap,” ungkapnya.
Made Linggarsih mengatakan pembangunan masjid merupakan bentuk syukur atas kepercayaan yang diterimanya selama 30 tahun sebagai Notaris/PPAT.
”Hasil dari kepercayaan dan order yang diberikan selama ini kami sisihkan untuk membangun masjid ini. Semoga Masjid Al-Ikhwan menjadi tempat berkumpul yang membawa berkah dan menjadi amal jariyah,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng, kue ulang tahun, tausiyah, dan Salat Zuhur berjamaah bersama warga. (mun/him)
Editor : Abdul Rochim