Resmikan Dua Jembatan Perintis Garuda di Grobogan, Jadi Kado Spesial

Intan Maylani Sabrina • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:06 WIB
RESMIKAN: Dandim 0717/Grobogan dan Wakil Bupati Grobogan saat mencoba melintas di jembatan perintis Garuda di Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan.
RESMIKAN: Dandim 0717/Grobogan dan Wakil Bupati Grobogan saat mencoba melintas di jembatan perintis Garuda di Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan.

GROBOGAN- Dua jembatan perintis Garuda di Kabupaten Grobogan diresmikan secara serentak, Kamis (13/8/2026).

Peresmian dilakukan secara daring bersama Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas masyarakat di berbagai daerah.

Dua jembatan yang diresmikan berada di Desa Cingkrong dan Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi.

Selain jembatan, dua unit sumur bor di Desa Kedungrejo juga turut diresmikan dalam kegiatan tersebut.

Peresmian dipusatkan di Jembatan Gantung Garuda Merah Putih

yang menghubungkan Desa Cingkrong dengan Desa Karangpaing, Kecamatan Penawangan.

Dalam sambutannya, Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto menjelaskan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan program pemerintah pusat yang awalnya diprioritaskan untuk daerah terdampak bencana, kemudian diperluas ke wilayah yang membutuhkan akses penghubung.

Menurutnya, program tersebut bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah, petani, pedagang, dan warga yang selama ini mengalami kesulitan akses.

"Hingga saat ini, di Kabupaten Grobogan telah dibangun 13 unit jembatan, baik jembatan gantung, beton, maupun armco.

Empat unit telah selesai dibangun, sedangkan sembilan unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan," ujarnya.

Jembatan Gantung Garuda di Desa Cingkrong sendiri dibangun selama kurang lebih 80 hari.

Dandim berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi desa.

Selain mempercepat mobilitas warga, jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar akses pendidikan, distribusi hasil pertanian, serta mempererat hubungan antardesa.

"Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan jembatan ini sebaik-baiknya demi meningkatkan kesejahteraan bersama," imbuhnya.

Selain pembangunan jembatan, Kodim 0717/Grobogan juga menyelesaikan pembangunan dua sumur bor di Dusun Geneng dan Dusun Kedungjago, Desa Kedungrejo, sebagai upaya meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Kepala Desa Cingkrong Jasmi menyebut kehadiran jembatan gantung menjadi hadiah terindah bagi masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pasalnya, Desa Cingkrong merupakan wilayah yang kerap dilanda banjir.

Sebelumnya, warga harus menghadapi keterbatasan akses saat hendak menyeberang menuju desa tetangga. Bahkan, harus memutar 6 kilometer.

Ia menjelaskan, keberadaan tiga jembatan yang telah dibangun di wilayahnya sangat strategis karena mampu menghubungkan Desa Cingkrong dengan Desa Karangpaing sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah. 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan agian dari program pemerintah pusat yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia meminta seluruh kepala desa untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Kepala desa harus bertanggung jawab terhadap pemeliharaan jembatan agar tetap aman, awet, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Sugeng juga mengapresiasi sinergi antara Kodim 0717/Grobogan, Polres Grobogan, pemerintah desa, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. (int) 

Editor : Admin
jembatan perintis garuda cingkrong grobogan