Di Balik Mahar Ekskavator di Grobogan, Laella Ungkap Amalan Sebelum Bertemu Rico

Intan Maylani Sabrina • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:50 WIB
MENIKAH: Laella Nur Fadhillah (20) saat berada di samping mahar Brio Lemon.
MENIKAH: Laella Nur Fadhillah (20) saat berada di samping mahar Brio Lemon.

GROBOGAN- Satu unit ekskavator, mobil GWM Tank 300, Honda Brio lemon, motor trail Yamaha YZ125X, hingga Vespa Primavera menjadi mahar pernikahan Laella Nur Fadhillah (20) dan Rico Putra Robertosyah (23). 

Mahar tak biasa itu sontak menjadi sorotan. Nilai keseluruhannya disebut mencapai sekitar Rp 2 miliar.

Namun, di balik deretan kendaraan dan alat berat yang menghiasi hari pernikahan mereka, terselip cerita tentang doa, ikhtiar, hingga keputusan besar yang mengubah rencana hidup Laella.

Laella mengaku tak pernah meminta kendaraan mewah tersebut kepada Rico.

"Saya enggak pernah minta, enggak pernah minta," kata Laella saat ditemui seusai pernikahannya.

Menurutnya, mahar tersebut merupakan bentuk keinginan dan kesanggupan Rico sebagai calon suami.

Bahkan, untuk Brio yang menjadi salah satu bagian mahar, Laella mengaku hanya diminta memilih warna.

"Kalau yang ini kemarin disuruh pilih warna, terus saya akhirnya pilih warna lemon. Cocok untuk belajar nyetir setelah ini," ujarnya.

Bagi Laella, kejutan tersebut tentu membuatnya bahagia. Tetapi, baginya bukan karena besarnya mahar yang menjadi alasan dirinya menerima Rico.

"Semua orang kalau diusahakan juga pasti senang, kan. Saya senang, bahagia juga," katanya.

Di balik pesta pernikahan Laella dan Rico digelar pada 8 Agustus 2026 di rumah Laella, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Grobogan yang kemudian viral itu, perjalanan cinta keduanya ternyata berlangsung cukup singkat.

Diungkapkan, Laella dan Rico kali pertama berkenalan melalui media sosial pada November 2025. Kala itu, Laella masih berada di Jakarta.

Komunikasi yang awalnya hanya berlangsung melalui media sosial perlahan menjadi semakin intens.

Laella kemudian pulang ke Grobogan dan keduanya mulai bertemu secara langsung.

Rico pun semakin sering datang menemui Laella. Keseriusannya tak hanya ditunjukkan kepada sang kekasih, tetapi juga disampaikan kepada keluarga Laella.

Hubungan yang masih terbilang baru itu akhirnya berkembang cepat.

Hanya sekitar dua bulan setelah keduanya mulai dekat, Rico dan Laella melangkah ke jenjang lamaran hingga akhirnya memutuskan menikah.

Namun, bagi Laella, pertemuan dengan Rico bukan sekadar kisah cinta yang datang tiba-tiba.

Salat Malam dan Puasa Daud

Jauh sebelum mengenal Rico, Laella mengaku memiliki ikhtiar sendiri dalam urusan jodoh.

Ia rutin menjalankan salat malam dan puasa Daud. Amalan tersebut dilakukan atas nasihat sang ibu.

"Kalau ibu saya, nyuruhnya kalau bisa salat malam sama puasa Daud," kata Laella.

Bagi Laella, ibadah tersebut bukanlah cara untuk mengejar pasangan dengan mahar fantastis.

Ia memaknainya sebagai bentuk ikhtiar sekaligus doa agar diberikan jalan terbaik dalam kehidupan.

Sampai akhirnya, membawa Laella mengambil keputusan menikah di usia 20 tahun dan meninggalkan sejumlah rencana yang sebelumnya telah ia siapkan. 

Namun, di balik keputusannya menikah, Laella ternyata pernah memiliki cita-cita untuk mengikuti jejak kakaknya menjadi anggota TNI AU melalui jalur Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

Usai lulus dari SMAN 1 Karangrayung, Laella bahkan sempat mengikuti kursus selama sekitar dua tahun sebagai persiapan untuk mendaftar.

Ia mengaku sudah memiliki keinginan untuk mengikuti seleksi. 

"Sebenarnya selama dua tahun lulus sekolah, saya juga kursus untuk ikuti jejak kakak menjadi TNI. Sudah mau daftar," ungkapnya.

Namun, rencana tersebut akhirnya diurungkan.  Sang calon suami saat itu tidak berkenan jika Laella mengikuti seleksi TNI.

Menurut Laella, salah satu pertimbangannya adalah beratnya proses pendidikan maupun kehidupan yang harus dijalani apabila dirinya menjadi anggota TNI. 

"Sudah mau daftar, tapi kenal suami akhirnya tidak dibolehkan mendaftar. Karena pasti berat tesnya nanti. Suami tidak berkenan mengikuti," imbuhnya.

Kini, setelah semua keputusan besar itu dilalui, Laella hanya ingin menjalani kehidupan barunya bersama Rico dengan tenang.

"Semoga kita selalu dilindungi Allah, semoga bisa sakinah, mawaddah, warahmah," ujarnya.

Laella juga tak terlalu mempermasalahkan beragam komentar warganet setelah kisah mahar pernikahannya viral.

Ia justru berharap perhatian publik terhadap pernikahannya berubah menjadi doa baik bagi kehidupan rumah tangga mereka.

"Saya berharap semoga langgeng. Semoga bertanggung jawab, lancar rezekinya," ujarnya. (int)

Editor : Admin
mahar ekskavator grobogan Viral