GROBOGAN – Pengerjaan peningkatan ruas Jalan Purwodadi–Semarang di wilayah Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan resmi dimulai pada Senin (3/8).
Proyek perbaikan jalan sepanjang 300 meter itu dijadwalkan berlangsung selama dua bulan hingga 3 Oktober 2026.
Selama proses pekerjaan, Satlantas Polres Grobogan menyiapkan rekayasa lalu lintas, sistem buka tutup, hingga jalur alternatif guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur utama penghubung Purwodadi-Semarang tersebut.
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, pihaknya bersama pelaksana proyek telah melakukan survei lapangan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan aman sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap arus lalu lintas.
"Survei dilakukan untuk mengetahui kondisi di lapangan, mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan rambu petunjuk maupun rambu peringatan.
Serta menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan agar rekayasa lalu lintas berjalan efektif selama pekerjaan berlangsung," ujarnya.
Peninjauan dilakukan secara menyeluruh di lokasi proyek untuk memastikan seluruh aspek keselamatan lalu lintas telah dipersiapkan.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pelaksana proyek, pekerjaan meliputi peningkatan konstruksi jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 7 meter.
"Tahap awal diawali pembongkaran rigid beton lama yang mengalami kerusakan sebelum dilakukan pembangunan konstruksi baru," imbuhnya.
Selama proses konstruksi, arus kendaraan tetap dibuka dengan menerapkan sistem buka tutup.
Pengaturan lalu lintas dilakukan oleh petugas dari CV Hasta Karya Mandiri yang dilengkapi alat komunikasi handy talky (HT) sehingga koordinasi antarpetugas di kedua sisi proyek dapat berlangsung cepat dan arus kendaraan tetap terkendali.
AKP Kumala menegaskan, pihaknya juga memberikan arahan kepada petugas pengatur lalu lintas agar mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta mengedepankan pelayanan yang humanis.
"Petugas harus memperhatikan panjang antrean kendaraan. Sistem buka tutup dilakukan secara bergantian agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang terlalu panjang dan berpotensi menimbulkan kemacetan," katanya.
Selain pengaturan lalu lintas di lokasi proyek, Satlantas juga menyiapkan jalur pengalihan arus bagi pengguna jalan selama masa pekerjaan berlangsung.
Kendaraan dari arah Solo menuju Semarang diarahkan melalui Pertigaan Putat, kemudian belok kanan menuju Jalan Lingkar Utara – Bundaran Getas – Ketapang – Klambu – Kudus – Semarang.
Kendaraan dari arah Blora menuju Semarang dialihkan melalui Bundaran Getas – Ketapang – Klambu – Kudus – Semarang.
Sementara kendaraan kecil, seperti mobil pribadi dan sepeda motor, dapat menggunakan jalur alternatif Wolo – Truko – Sambung – Jeketro – Milir – Kemiri – Gubug untuk menghindari lokasi pekerjaan.
Adapun kendaraan dari arah Semarang menuju Purwodadi maupun Solo diimbau memanfaatkan jalur Pantura sesuai petunjuk yang telah dipasang di lapangan.
AKP Kumala berharap masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan dan mematuhi seluruh rambu maupun arahan petugas selama pekerjaan berlangsung.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan proyek, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dengan dukungan masyarakat, kami berharap proses peningkatan Jalan Purwodadi–Semarang dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan pada akhirnya memberikan kenyamanan serta keselamatan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jalan," pungkasnya. (int)
Editor : Admin