KUA Brati Grobogan Buka Program "Golekno Bojo", Fasilitasi Ta'aruf Islami bagi Warga yang Siap Menikah

Sirojul Munir • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 17:39 WIB
Kepala KUA Kecamatan Brati Zaenal Arifin. (SIROJUL MUNIR/RADAR PATI)
Kepala KUA Kecamatan Brati Zaenal Arifin. (SIROJUL MUNIR/RADAR PATI)

GROBOGAN – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, menghadirkan inovasi pelayanan bagi masyarakat yang ingin menikah namun belum memiliki pasangan.

Melalui program bertajuk "Golekno Bojo", KUA Brati membuka layanan ta'aruf Islami yang berlangsung selama 1–30 Agustus 2026.

Program tersebut menjadi wadah bagi masyarakat yang serius membangun rumah tangga sesuai tuntunan Islam.

Layanan ini terbuka untuk umum, baik bagi lajang, duda, maupun janda yang ingin kembali berumah tangga.

Baca Juga: Krisis Air Bersih Meluas di Grobogan, 11.551 Warga Terdampak Kekeringan

Kepala KUA Kecamatan Brati, Moh Zaenal Arifin, mengatakan program ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus alternatif mencari pasangan yang tetap mengedepankan syariat Islam.

"Program ini merupakan media ta'aruf Islami bagi masyarakat yang benar-benar memiliki niat untuk menikah. Kami ingin memfasilitasi proses perkenalan yang baik, terarah, dan tetap menjaga syariat," ujarnya.

Menurutnya, program "Golekno Bojo" tidak sekadar mempertemukan calon pasangan, tetapi juga mengedepankan proses perkenalan yang santun, bertanggung jawab, dan bertujuan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Untuk mengikuti program tersebut, peserta diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan, antara lain fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), pas foto terbaru, serta bagi duda atau janda wajib melampirkan fotokopi akta cerai atau akta kematian pasangan.

Selain itu, peserta harus berusia minimal 19 tahun dan menandatangani surat pernyataan bermaterai yang disediakan pihak KUA.

Program ini terbuka bagi jejaka, perawan, duda, maupun janda yang benar-benar siap menikah.

Melalui slogan "Anda Masih Jomblo & Siap Menikah?", KUA Brati mengajak masyarakat yang telah siap menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW untuk mengikuti program tersebut.

"Kalau memang sudah siap menikah tetapi belum memiliki pasangan, kami persilakan mendaftar. Mudah-mudahan program ini bisa menjadi ikhtiar mempertemukan jodoh yang terbaik," pungkas Zaenal. (mun)

Editor : Abdul Rochim
KUA Brati Golekno Bojo ta'aruf Islami program mencari jodoh grobogan