GROBOGAN – Musibah kebakaran menimpa rumah milik Salamah (41), warga Dusun Ngloram, Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Rabu (29/7).
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sebagian bangunan rumah beserta sejumlah harta benda hangus dilalap si jago merah.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu tungku dapur berbahan bakar kayu yang masih menyala saat rumah ditinggalkan.
Baca Juga: Grobogan Bersiap Jadi Magnet Investasi, Masuk 12 Kawasan Industri Baru
Saat kejadian, Salamah sedang mengantar anaknya ke sekolah.
Sementara itu, ibunya yang berada di rumah sempat memasak menggunakan tungku kayu sebelum keluar menuju warung yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah.
Tak lama berselang, Wiryanto (42), warga setempat, melihat kepulan asap membumbung dari arah dapur rumah korban.
Ia segera mendatangi lokasi, namun api sudah membesar dan merambat ke dinding dapur yang terbuat dari papan kayu.
Wiryanto kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
"Warga berupaya melakukan pemadaman sebelum petugas datang. Api cukup cepat membesar karena banyak material yang mudah terbakar di sekitar dapur," ujar salah seorang warga di lokasi.
Beberapa saat kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Akibat peristiwa tersebut, sebagian rumah berbentuk limasan mengalami kerusakan cukup parah.
Sejumlah barang berharga milik korban juga ikut hangus terbakar, di antaranya perabot rumah tangga, satu unit kulkas, satu unit magic com, satu unit telepon genggam, uang tunai Rp2 juta, serta sejumlah perhiasan.
Total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Berdasarkan hasil olah TKP, penyebab kebakaran diduga berasal dari tungku dapur berbahan bakar kayu yang masih menyala. Api kemudian merambat ke tumpukan kayu bakar di sekitarnya hingga membakar dinding dapur yang terbuat dari papan kayu," kata AKP Joko Ismanto.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, antara lain sisa kayu yang terbakar dan sebuah panci yang meleleh akibat panas.
AKP Joko Ismanto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun kompor.
Ia mengingatkan pentingnya memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah terjadinya kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan api pada tungku maupun kompor benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah. Kewaspadaan sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman," pungkasnya. (mun)
Editor : Abdul Rochim