GROBOGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan meraih Juara I Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Komitmen Pengembangan Industri Hijau Terbaik pada Jateng Green Industrial Summit Award 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah Grobogan bersaing dengan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan Jateng Green Industrial Summit Award 2026 di Grand Candi Hotel Semarang, Kamis (23/7).
Bupati Grobogan Setyo Hadi menerima langsung penghargaan tersebut.
Sekda Grobogan Anang Armunanto mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari proses penilaian yang panjang dan ketat.
Mulai dari pemenuhan dokumen, penelitian administrasi, presentasi, hingga verifikasi lapangan oleh tim penilai yang terdiri atas unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, akademisi, dan komunitas.
"Alhamdulillah, setelah melalui tahapan penilaian, pemenuhan penelitian dokumen, paparan atau presentasi hingga verifikasi tim penilai dari provinsi, akademisi, dan komunitas, akhirnya Grobogan meraih Juara I kategori Kabupaten/Kota dengan Komitmen Pengembangan Industri Hijau Terbaik," ujar Anang.
Tak hanya itu, Grobogan juga membawa pulang penghargaan lain lewat PT Semen Grobogan yang dinobatkan sebagai Juara I Kategori Industri Besar dan Menengah dengan Transformasi Industri Hijau Terbaik.
Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setyawan mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah bersama pelaku industri mampu menerapkan konsep pembangunan industri yang berdaya saing sekaligus ramah lingkungan.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan langkah nyata Grobogan dalam mendorong pembangunan industri yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan," katanya.
Menurut Danis, konsep industri hijau mengedepankan efisiensi sumber daya, penggunaan energi terbarukan, serta meminimalkan limbah dalam proses produksi.
Penerapan konsep tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi biaya operasional perusahaan.
Selain itu, industri hijau dinilai mampu menekan emisi karbon, mengurangi pencemaran lingkungan, serta meningkatkan daya saing produk di pasar yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan.
"Dari sisi sosial dan reputasi, Green Industry meningkatkan kepercayaan konsumen dan memenuhi standar pasar global yang semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan," jelas Danis.
Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi pelaku industri lainnya di Grobogan untuk mulai menerapkan transformasi menuju industri hijau.
Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat posisi Grobogan sebagai salah satu daerah yang serius mendorong pembangunan industri berkelanjutan sekaligus menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif dan ramah lingkungan di Jawa Tengah. (int)
Editor : Admin