GROBOGAN- Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan bakal menambah kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Langkah tersebut dilakukan melalui perbaikan satu unit IPA.
Diketahui saat ini perusahaan baru mengoperasikan satu unit IPA dengan kapasitas produksi 20 liter per detik. Sementara satu unit lainnya masih dalam tahap perbaikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan, Heru Dwi Cahyono, mengatakan pengerjaan perbaikan IPA tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan.
Dengan selesainya perbaikan itu, nantinya kapasitas produksi air akan meningkat dari 20 liter per detik menjadi 50 liter per detik.
"Artinya, terdapat tambahan debit air sebesar 30 liter per detik yang akan memperkuat pasokan air bersih, khususnya di wilayah utara Purwodadi," jelasnya.
Menurut Heru, tambahan kapasitas tersebut diprioritaskan untuk memperkuat distribusi air bersih di kawasan utara Purwodadi, meliputi wilayah Kelurahan Kuripan, Perumahan Ayodya, dan kawasan sekitarnya yang terus mengalami pertumbuhan pelanggan.
Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas IPA menjadi kebutuhan mendesak karena instalasi yang saat ini beroperasi telah dimanfaatkan secara maksimal.
Apabila terus dipaksakan bekerja melebihi kapasitasnya, proses pengolahan air, terutama pada tahap pengendapan, tidak dapat berlangsung secara optimal.
"Kalau instalasi dipaksa bekerja di atas kapasitasnya, proses pengendapan tidak maksimal. Dampaknya bisa memengaruhi kualitas hasil pengolahan. Karena itu kami memilih menambah kapasitas agar kuantitas dan kualitas air tetap terjaga," jelasnya.
Selain meningkatkan kualitas pengolahan, penambahan kapasitas juga diharapkan mampu memperlancar distribusi air kepada pelanggan, terutama saat kebutuhan air meningkat.
Heru menegaskan, seluruh pembiayaan proyek tersebut berasal dari kas internal perusahaan.
Menurutnya, kondisi arus kas Perumdam saat ini cukup sehat sehingga mampu membiayai peningkatan infrastruktur tanpa mengganggu operasional.
"Anggarannya dari kas perusahaan. Cash flow kami cukup longgar sehingga bisa dimanfaatkan untuk investasi peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, pelanggan bisa menikmati layanan air bersih yang lebih baik dan lebih stabil," pungkasnya. (int)