Saka Bakti Husada Grobogan Gelar Perkemahan di Sendang Sinawah, Promosikan Wisata dan Budaya Hidup Sehat

Intan Maylani • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 18:30 WIB
PERTIHUSADA: Saka Bakti Husada Dinkes Grobogan saat melakukan kemah di Sendang Sinawah, Brati, Grobogan.
PERTIHUSADA: Saka Bakti Husada Dinkes Grobogan saat melakukan kemah di Sendang Sinawah, Brati, Grobogan.

GROBOGAN – Gerakan Pramuka Satuan Karya (Saka) Bakti Husada Kwartir Cabang Grobogan menggelar Perkemahan Bakti (Pertihusada) di kawasan wisata Sendang Gua Sinawah, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, pada 18–19 Juli 2026.

Perkemahan tersebut dibuka oleh Ketua Pimpinan Saka Bakti Husada Kwartir Cabang Grobogan, Kak Endah Yuli Ratnawati.

Pembukaan turut dihadiri perwakilan Perum Perhutani KPH Purwodadi, pengurus Kwartir Cabang Grobogan, Camat Brati, Kapolsek Brati, pengurus Kwartir Ranting Brati, serta Kepala Desa Kronggen.

Ketua Panitia Penyelenggara, Kak Wiwik Puji Astuti mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus sarana mempromosikan potensi wisata daerah dan mengampanyekan budaya hidup sehat kepada masyarakat.

Sebanyak 148 anggota Pramuka dari 15 pangkalan Saka Bakti Husada se-Kwartir Cabang Grobogan mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut.

"Para peserta mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan yang dipadukan dengan edukasi kesehatan, kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat," jelasnya.

Diketahui, kegiatan pertihusada juga bertujuan meningkatkan wawasan, pengalaman, kemampuan, dan keterampilan generasi muda di bidang kesehatan melalui kegiatan kepramukaan. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat kemitraan dalam pemberdayaan masyarakat agar semakin membudayakan perilaku hidup sehat.

"Melalui Pertihusada, kami ingin membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan, mampu menjadi pelopor hidup sehat.

Sekaligus mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Usai upacara pembukaan, setiap pangkalan menampilkan yel-yel bertema Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Penampilan tersebut dikemas secara kreatif dengan membawa pesan penting mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda.

Melalui yel-yel tersebut, para peserta mengampanyekan tujuh pilar utama Germas, yakni melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin, tidak merokok dan menghindari paparan asap rokok.

Kemudian tidak mengonsumsi minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai deteksi dini penyakit, menjaga kebersihan lingkungan, serta menggunakan jamban sehat dan menerapkan sanitasi yang baik.

Setelah rangkaian pembukaan, para peserta meninjau lokasi perkemahan yang berada di kawasan wisata Sendang Gua Sinawah.

"Pemilihan lokasi tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi wisata alam Desa Kronggen kepada masyarakat luas sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian lingkungan," jelasnya.

Selain menjadi ajang meningkatkan keterampilan kepramukaan, Pertihusada juga diharapkan mampu melahirkan kader-kader kesehatan yang siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Melalui semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan edukasi kesehatan, Saka Bakti Husada terus berupaya mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya. (int)

Editor : Admin
saka bakti husada grobogan Pertihusada