GROBOGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan memberikan kelonggaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).
ASN yang memanfaatkan kebijakan tersebut cukup menunjukkan foto saat mengantar anak sebagai bukti kepada atasan langsung.
Kebijakan itu tertuang dalam Surat Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Nomor B/400.3/598/SETDA/2026 tertanggal 12 Juli 2026 tentang Imbauan Mendukung Penguatan Ketahanan Keluarga Bagi ASN.
Surat yang ditandatangani Sekda Grobogan Anang Armunanto tersebut ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah, pimpinan atau direktur BUMD, direktur rumah sakit, para camat, hingga kepala UPTD se-Kabupaten Grobogan.
Dalam surat dijelaskan, kebijakan itu merupakan tindak lanjut Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Nomor B/257/M.KT.02/2026 tanggal 10 Juli 2026 tentang Imbauan Mendukung Penguatan Ketahanan Keluarga bagi Pegawai ASN.
Melalui kebijakan tersebut, ASN didorong memperkuat peran keluarga dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Salah satu bentuk dukungannya ialah memberikan kesempatan kepada orang tua untuk mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah.
Karena itu, ASN yang memiliki anak usia PAUD/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA diperbolehkan mengantar anak ke sekolah pada Senin (13/7).
Pemkab Grobogan juga memberikan fleksibilitas presensi pagi di masing-masing instansi.
ASN yang memanfaatkan kebijakan itu diwajibkan menunjukkan bukti foto saat mengantar anak ke sekolah kepada atasan langsung sebagai dasar pemberian fleksibilitas presensi.
Selain bagi ASN di lingkungan perangkat daerah, Sekda juga meminta pimpinan atau direktur BUMD memberikan kebijakan serupa kepada pegawainya sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan kebijakan tersebut, Pemkab Grobogan berharap para ASN dapat mendampingi momen penting hari pertama sekolah anak.
Tentunya tanpa mengesampingkan tanggung jawab sebagai aparatur negara, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi mencetak generasi unggul. (int)
Editor : Admin