GROBOGAN – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalan alternatif Bendung Kletak, tepatnya di Desa Klampok, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Sabtu malam (16/5/2026).
Sebuah mobil Chevrolet terjun ke saluran irigasi sungai hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya selamat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan Iptu Arie Eko menjelaskan, kendaraan yang mengalami kecelakaan yakni KBM Chevrolet nomor polisi AD-1407-IA yang dikemudikan warga Mijen, Semarang.
Diungkapkan, mobil tersebut melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang, lampu utama menyala, namun pengemudi disebut tidak menggunakan sabuk pengaman.
"Saat melintas di lokasi kejadian, kondisi cuaca sedang diguyur hujan deras sehingga jarak pandang diduga tidak jelas.
Pengemudi berinisial HB diduga kurang konsentrasi hingga tidak mengetahui adanya jalan yang berbelok ke kiri atau arah selatan," imbuhnya.
Sesampainya di TKP pengemudi membanting kemudi ke kiri, kendaraan oleng, menabrak pembatas jembatan, kemudian terjatuh ke aliran sungai.
Ia menambahkan, pengemudi diduga mengemudikan kendaraan dalam kondisi tidak wajar dan kurang konsentrasi, sehingga menyebabkan insiden tersebut.
Akibat kejadian itu, B.H dilaporkan meninggal dunia, sedangkan SHP mengalami luka-luka dan sempat dibawa ke Puskesmas Godong 1.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan Wahyu Tri Darmawanto menambahkan, laporan kejadian diterima Pusdalops BPBD sekitar pukul 23.40 WIB dari Polsek Godong.
Tim TRC BPBD kemudian langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan membantu proses evakuasi.
Wahyu menjelaskan, proses evakuasi korban meninggal dunia membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
“Evakuasi korban MD membutuhkan waktu 30 menit. Diduga korban sudah tak sadarkan diri saat terjadi benturan,” imbuhnya.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Soedjati Soemodiardjo Purwodadi.
Sedangkan korban yang selamat disebut mampu keluar dari kendaraan secara mandiri.
Korban mengalami luka pada bagian kaki dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Godong 1.
Tidak hanya mengevakuasi korban, petugas gabungan juga melakukan penanganan terhadap kendaraan yang terperosok di dalam saluran irigasi.
Proses evakuasi mobil berlangsung cukup lama dan baru berhasil dilakukan sekitar pukul 04.30 WIB.
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD mencatat sejumlah pihak terlibat, mulai dari TRC BPBD Grobogan, Polri, SAR Arnavat, hingga warga sekitar.
BPBD dan kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur alternatif Bendung Kletak, terutama pada malam hari maupun saat hujan deras karena kondisi jalan licin dan rawan kecelakaan. (int)
Editor : Admin