Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Simental Seberat 1.060 Kg dari Grobogan Jadi Sapi Kurban Presiden

Intan Maylani Sabrina • Senin, 11 Mei 2026 | 13:58 WIB
IDULADHA: Sapi jenis Simental milik petani di Grobogan jadi pilihan kurban Presiden Prabowo.
IDULADHA: Sapi jenis Simental milik petani di Grobogan jadi pilihan kurban Presiden Prabowo.

GROBOGAN – Seekor sapi Simental berbobot 1.060 kilogram milik peternak lokal di Kabupaten Grobogan menjadi pilihan hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto.

Sapi jumbo tersebut diketahui milik Sunardi, peternak asal Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh. 

Selain mencuri perhatian karena ukurannya yang tidak biasa, sapi tersebut juga disebut-sebut dibeli dengan harga mencapai Rp 112 juta.

Sunardi mengaku terkejut sekaligus bangga saat mengetahui sapinya masuk dalam daftar kandidat hewan kurban Presiden. 

Menurutnya, sapi berukuran besar seperti miliknya tergolong langka dan membutuhkan perawatan ekstra.

“Saya berterima kasih. Ini kebanggaan tersendiri karena sapi yang berukuran besar memang cukup langka. Saya punya empat sapi bersaudara, ibu dan tiga anaknya. Yang dipilih ini termasuk anak yang kedua,” ujarnya.

Ia menambahkan, sapi Simental tersebut telah ia rawat dan dibesarkan selama kurang lebih empat tahun hingga bobotnya menembus satu ton.

Sementara itu, Kabid Perbibitan dan Produksi Ternak Disnakkan Grobogan, drh Tri Yunianingsih, membenarkan bahwa Kabupaten Grobogan pada tahun 2026 memperoleh alokasi bantuan kemasyarakatan Presiden berupa dua ekor sapi kurban.

“Untuk tahun 2026, Kabupaten Grobogan mendapat alokasi dua sapi,” jelas Nia.

Ia merinci, satu ekor sapi dialokasikan untuk Kabupaten Grobogan dengan bobot sekitar 1.060 kilogram, yang berasal dari Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh.

Sedangkan satu ekor lainnya merupakan alokasi untuk Provinsi Jawa Tengah dengan bobot sekitar 1.100 kilogram.

Nia menjelaskan, sapi untuk alokasi Provinsi Jawa Tengah tersebut bukan berasal dari Grobogan, karena penyediaannya dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah.

Terkait kesehatan hewan, Nia memastikan sapi alokasi Kabupaten Grobogan telah melalui penimbangan dan pemeriksaan kesehatan saat proses pengajuan sekitar satu bulan lalu. 

Meski demikian, pengecekan lanjutan tetap akan dilakukan menjelang hari pelaksanaan Iduladha.

“Penimbangan dan cek kesehatan sudah pernah dilakukan saat akan diajukan sekitar sebulan yang lalu.

Untuk pengecekan kesehatan dari bidang kesehatan hewan kemungkinan nanti dilakukan menjelang hari H Iduladha,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Nia menyampaikan penunjukan masjid penerima sapi kurban untuk alokasi Kabupaten Grobogan akan ditentukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Grobogan. 

"Kemungkinan disembelih di Masjid Jabalul Khoir Simpang Lima Purwodadi," imbuhnya.

Sementara penunjukan masjid penerima untuk alokasi Provinsi Jawa Tengah akan dilakukan oleh Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah.

Menariknya, sapi alokasi Provinsi Jawa Tengah tersebut rencananya akan disalurkan di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang merupakan salah satu wilayah terdampak banjir. (int)

Editor : Admin
#sapi presiden #simental #sapi kurban #grobogan