Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pekerja Proyek Koperasi Merah Putih di Gubug Grobogan Tewas Diduga Tersengat Listrik

Abdul Rochim • Minggu, 3 Mei 2026 | 19:35 WIB
OLAH TKP: Petugas dari Polsek Gubug lakukan olah TKP pekerja tewas di pembangunan Merah Putih di Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Grobogan. (POLSEK UNTUK RADAR PATI)
OLAH TKP: Petugas dari Polsek Gubug lakukan olah TKP pekerja tewas di pembangunan Merah Putih di Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Grobogan. (POLSEK UNTUK RADAR PATI)

GROBOGAN - Nasib tragis menimpa seorang pekerja proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Mlilir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Sabtu (2/5/2026). 

Seorang pemuda berinisial DWP (17), warga Desa Dimoro, Kecamatan Penawangan, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di lokasi proyek.

Korban diduga tersengat arus listrik saat menjalankan pekerjaannya bersama dua rekan lainnya, yakni Gunawan Setyo Aji (18) dan Aris Wijiantoro (42), yang saat itu sedang melakukan pengecatan di area pembangunan koperasi.

Baca Juga: Polda Jateng Kerahkan Tim TAA Selidiki Kecelakaan Maut KA Argo Bromo Anggrek Vs Avanza Pengantar Jamaah Haji di Grobogan

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto menjelaskan, pihak kepolisian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut hasil penyelidikan awal, insiden bermula saat korban bersama rekan-rekannya hendak memindahkan rangka atap berbahan besi di area proyek.

Saat proses pemindahan berlangsung, rangka besi tersebut diduga tergelincir dan mengenai bagian tubuh korban, tepatnya di area dada.

“Rangka besi tiba-tiba mleset dan mengenai dada korban,” jelas Kapolsek Gubug.

Setelah kejadian itu, Aris Wijiantoro berusaha membantu mengangkat rangka besi yang menimpa korban.

Baca Juga: Duka Pengantar Haji di Grobogan: Istri dan Anak Meninggal Ditabrak Kereta Api, Belum Cerita ke Ayah Ibu yang Naik Haji

Namun saat dilakukan pengecekan, diketahui salah satu ujung rangka besi menindih mesin gerinda listrik yang masih tersambung ke sumber arus.

Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab korban tersengat listrik. Untuk mencegah risiko lebih besar, aliran listrik di lokasi langsung diputus.

Korban kemudian segera dibawa ke Puskesmas Gubug II untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, sesampainya di fasilitas kesehatan tersebut, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mesin gerinda merek Makita, rangka besi holo, serta kabel listrik yang ditemukan dalam kondisi terkelupas.

Tim medis yang melakukan pemeriksaan menemukan luka lecet pada bagian dahi korban serta memar pada telapak tangan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi saat ini masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tegas AKP Anang Heriyanto. (*/him)


Editor : Abdul Rochim
#Polsek Gubug #kecelakaan kerja Grobogan #pekerja proyek koperasi merah putih #pekerja KDMP tewas kesetrum