GROBOGAN – Rencana pemasangan videotron di dua titik strategis Kota Purwodadi akhirnya menemui kepastian.
Alun-alun Purwodadi akan dipasangi videotron oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng, sementara Simpang Lima Purwodadi akan diisi oleh PT BPR BKK Purwodadi (Perseroda).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan, Heru Dwi Cahyono, menjelaskan bahwa rencana pembangunan videotron tersebut merupakan bagian dari penataan kota yang telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan.
Baca Juga: BPOM Hadir di Grobogan, Rp 800 Miliar Disiapkan untuk Awasi SPPG
Pihaknya telah menawarkan pembangunan kepada BPD Jateng dan BKK Purwodadi dengan skema pendanaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Surat jawaban secara tertulis dari BPD Jateng dan BKK Purwodadi sedang kami tunggu. Dari keduanya akan gunakan CSR,” kata Heru Dwi Cahyono.
Ia menambahkan, surat penawaran pembangunan videotron telah dikirimkan kepada kedua lembaga tersebut.
Dari hasil respons awal, BPD Jateng memilih lokasi di alun-alun Purwodadi, sedangkan BKK Purwodadi memilih kawasan Simpang Lima.
“Lokasi di alun-alun Purwodadi masih jadi kajian karena nanti difungsikan sebagai video informasi sekaligus untuk nonton bareng (nobar). Nach yang Simpang Lima Purwodadi ditempatkan arah jalan menuju arah Solo,” ujarnya.
Rencananya, videotron yang akan dibangun memiliki ukuran lebar 4 meter dan panjang 8 meter.
Proyek ini ditargetkan mulai direalisasikan pada semester kedua tahun ini.
Menurut Heru, pembangunan videotron tidak hanya bertujuan sebagai media informasi, tetapi juga untuk mempercantik wajah Kota Purwodadi.
Selain itu, fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan, termasuk nonton bareng event besar seperti Piala Dunia.
“Target realisasi bisa jadi tahun ini. Nanti kita bisa nobar piala dunia bareng di alun-alun Purwodadi,” pungkasnya. (mun)
Editor : Abdul Rochim