Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jalan Longsor Purwokerto–Maitan di Pati Diusulkan ke BNPB, Warga Masih Nekat Melintas

Abdul Rochim • Selasa, 14 April 2026 | 14:26 WIB

AMBLES: Pengguna jalan melintasi jalan longsor di ruas Beketel-Maitan, Tambakromo belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)
AMBLES: Pengguna jalan melintasi jalan longsor di ruas Beketel-Maitan, Tambakromo belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)

PATI – Jalan penghubung Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, dengan Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo masih digunakan warga meski kondisinya rusak parah akibat longsor.

Kondisi ini memicu kekhawatiran karena berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan terjadi sejak Jumat (16/12/2022) saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan badan jalan ambles ke jurang sedalam sekitar 20 meter.

Baca Juga: Talud Sungai di Dadirejo Ambrol, DPUTR Pati Ajukan Perbaikan

Longsor sepanjang kurang lebih 15 meter itu membuat separuh badan jalan tergerus, bahkan terdapat retakan pada aspal.

Akibatnya, jalan tidak dapat dilalui dua kendaraan secara bersamaan. Pengendara dari dua arah harus bergantian saat melintas.

Minimnya pembatas jalan juga membuat risiko kecelakaan semakin tinggi.

Meski demikian, jalur tersebut masih menjadi akses penting bagi warga setempat.

Mereka tetap melintas karena belum ada alternatif lain, meski dihantui ancaman longsor susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, menyampaikan bahwa hingga kini belum ada penanganan sementara.

Hal itu disebabkan perlunya koordinasi dengan pimpinan serta keterbatasan anggaran daerah.

Sebagai rencana penanganan, DPUTR akan membangun talud beton setinggi 30 meter di sisi utara untuk menopang badan jalan.

Selain itu, pelebaran jalan juga akan dilakukan dengan memotong bukit di sisi selatan agar kendaraan bisa melintas dua arah.

“Estimasi anggaran mencapai sekitar Rp 9 miliar, namun masih menunggu arahan pimpinan,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga telah mengusulkan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Usulan hibah tersebut masih dalam tahap verifikasi dengan nilai sekitar Rp 10 miliar untuk pembangunan dinding penahan tanah serta perbaikan jalan.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar aktivitas tidak terganggu dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.

Selama belum ada penanganan, mereka diminta tetap berhati-hati saat melintasi jalur rawan longsor tersebut.

Editor : Abdul Rochim
#jalan longsor Pati #Purwokerto Maitan #perbaikan jalan BNPB #jalan rusak Tambakromo #infrastruktur Pati