GROBOGAN– Polres Grobogan bersama sejumlah stakeholder terkait menggelar kegiatan simpatik pada hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026.
Kegiatan ini menyasar pengguna jalan yang belum menerapkan budaya keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan pembagian helm gratis tersebut dipusatkan di Pos Polisi Simpang Lima Purwodadi, sebagai salah satu titik lalu lintas terpadat di Kabupaten Grobogan.
Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengatakan kegiatan ini mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis kepada masyarakat.
“Hari ini kami melaksanakan kegiatan simpatik. Pada hari pertama Operasi Keselamatan Candi 2026, kami menyasar anak-anak yang tidak menggunakan helm, baik saat dibonceng orang tuanya maupun gurunya karena kegiatan tertentu,” ujarnya.
Selain itu, petugas juga menyasar pengemudi ojek online (ojol) yang dinilai sebagai pejuang nafkah keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Grobogan turut membagikan helm baru kepada pengendara yang menggunakan helm tidak layak pakai atau rusak.
“Kami juga menyasar pengemudi ojol sebagai pejuang keluarga. Untuk helm-helm yang sudah tidak layak pakai dan rusak, kami gantikan dengan yang baru,” jelas AKP Kumala.
Ia menegaskan, kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya penggunaan helm sebagai kebutuhan utama keselamatan, bukan sekadar karena takut terhadap penindakan hukum.
“Kami ingin menunjukkan budaya tertib berlalu lintas dan membudayakan penggunaan helm untuk kebutuhan keselamatan. Jadi pakai helm bukan karena takut polisi, tapi pakai helm karena kita butuh selamat,” tegasnya.
Ia menambahkan, Operasi Keselamatan Candi 2026 yang berlangsung mulai 2 hingga 15 Februari 2026 dilaksanakan dengan pendekatan berimbang, yakni 40 persen kegiatan preemtif, 40 persen preventif, dan 20 persen represif.
“Pendekatan ini kami lakukan agar masyarakat semakin sadar, patuh, dan memiliki budaya keselamatan dalam berlalu lintas,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pengemudi ojek online yang melintas, Darmanto, mengaku terkejut saat dihentikan petugas di Pos Polisi Simpang Lima Purwodadi.
Ia mengira akan dilakukan pemeriksaan, namun justru mendapat helm baru karena helm lamanya sudah tidak layak pakai.
“Saya kaget diberhentikan, ternyata malah dikasih helm. Helm saya memang sudah lama. Terima kasih kepada Satlantas Polres Grobogan, semoga tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Darmanto. (int/him)
Editor : Abdul Rochim