GROBOGAN - Para pengemudi di Kota Purwodadi sempat dibuat tegang saat diminta berhenti oleh polisi, Senin (4/8).
Tapi ketegangan itu berubah jadi senyum lebar, karena bukan razia yang menanti, melainkan pemberian bendera Merah Putih.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Grobogan punya cara unik dalam menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan bendera kecil kepada para pengguna jalan, mulai dari sopir truk, pengendara motor, mobil pribadi hingga pejalan kaki.
Bendera Merah Putih itu langsung dipasang petugas di spion kendaraan.
Aksi ini menarik perhatian karena dilakukan di tengah kesibukan lalu lintas kawasan Kota Purwodadi.
“Saya sempat panik, kirain mau diperiksa. Ternyata dikasih bendera. Rasanya senang, jadi ingat perjuangan kemerdekaan,” ujar salah satu sopir, Wawan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh sejumlah perwira Satlantas Polres Grobogan, di antaranya KBO Ipda Moch Agus Salim, Kaurmintu Ipda Joko Susilo dan Kanit Turjagwali Ipda Wahyu.
Mereka menyapa satu per satu pengguna jalan sambil membawa puluhan bendera kecil.
Kasatlantas Polres Grobogan AKP Mohamad Bimo Seno, melalui Ipda Moch Agus Salim, mengatakan aksi ini adalah bentuk kampanye simpatik yang menggabungkan pesan nasionalisme dan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Kami ingin menyemarakkan kemerdekaan dengan cara yang sederhana, tapi menyentuh.
Lewat sehelai bendera, kami ajak masyarakat cinta Tanah Air sekaligus disiplin berkendara,” jelas Agus.
Menurutnya, kepatuhan berlalu lintas adalah bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kemerdekaan.
Terutama bagi para sopir truk yang menjadi garda depan mobilitas logistik nasional.
“Disiplin di jalan adalah cara sederhana untuk menghargai perjuangan para pahlawan. Harapan kami, semangat ini menular ke semua kalangan,” ujarnya.
Lewat aksi ini, Satlantas Polres Grobogan ingin menunjukkan bahwa nasionalisme bisa hadir di mana saja, bahkan lewat momen tak terduga di jalan raya.
Sebuah kejutan kecil, tapi sarat makna menjelang 17 Agustus. (int/him)
Baca Juga: Belanja Pegawai Dinas Pendidikan Tembus Rp 811 Miliar, DPRD Grobogan Kritik Pedas!
Editor : Abdul Rochim