GROBOGAN- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Grobogan kembali membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP.
Kali ini, pendaftaran dibuka dalam gelombang kedua, menyusul belum terpenuhinya kuota peserta didik baru pada gelombang pertama.
Plt Sekretaris Disdik Grobogan, Putri Harjani, menjelaskan bahwa pendaftaran SPMB gelombang II dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Kamis (10/7) dan Jumat (11/7).
Proses pendaftaran dibuka pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di hari pertama, dan pukul 08.00 hingga 11.00 WIB di hari kedua.
"Pendaftaran dilakukan secara luring atau datang langsung ke sekolah yang masih memiliki sisa daya tampung. Di sana, petugas sekolah akan mendampingi dan membantu proses pendaftaran secara langsung,” ujar Putri.
Menurutnya, pembukaan gelombang kedua ini merupakan kesempatan terakhir bagi masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya ke jenjang SD maupun SMP negeri di Kabupaten Grobogan untuk tahun ajaran 2025/2026.
"Kami mengimbau orang tua dan calon murid baru yang belum mendapatkan sekolah untuk segera memanfaatkan momen ini, karena tidak ada gelombang lanjutan setelah ini,” lanjutnya.
Pada pelaksanaan gelombang kedua ini, jalur domisili masih menjadi basis seleksi.
Tercatat, ada 668 SD negeri dan swasta yang ikut membuka penerimaan siswa baru.
Sementara itu, untuk jenjang SMP, terdapat 54 SMP negeri yang belum memenuhi daya tampung maksimal dan membuka kembali pendaftaran.
Putri juga menjelaskan bahwa hanya calon murid baru (CMB) yang belum terdaftar di sekolah mana pun pada gelombang pertama yang diperbolehkan mendaftar di tahap ini.
Hal ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih data dan untuk menjaga validitas proses seleksi.
Setelah proses pendaftaran ditutup pada Jumat (11/7), hasil seleksi akan langsung diumumkan di hari yang sama, yaitu pukul 15.00 WIB.
Sementara bagi peserta yang dinyatakan lolos, wajib melakukan daftar ulang pada Sabtu, 12 Juli 2025, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
"Jadi, semuanya berlangsung cepat. Begitu pendaftaran ditutup, hasil langsung diumumkan. Dan esoknya, peserta yang diterima bisa langsung daftar ulang agar statusnya sah sebagai murid baru,” paparnya.
Dinas Pendidikan berharap, dengan adanya gelombang kedua ini, seluruh kuota yang tersedia di sekolah negeri dapat terisi penuh dan proses pembelajaran tahun ajaran baru bisa segera dimulai tanpa hambatan. (int/amr)
Editor : Syaiful Amri