GROBOGAN- Pemkab Grobogan siap meluncurkan 280 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), saat peringatan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025.
Serta di tingkat kabupaten yang akan berlangsung pada 31 Juli, 1, 2 dan 3 Agustus nanti.
Kepala Dinas Koperasi UKM Grobogan Kasan Anwar melalui Kabid Perkoperasian, Nur Ikhsan, menjelaskan di Kabupaten Grobogan total ada 280 Koperasi Merah Putih, terdiri atas 273 desa dan tujuh dari koperasi kelurahan.
Menurutnya, ratusan KDMP tersebut sudah berbadan hukum.
Pada tahap awal ini pengembangan koperasi difokuskan pada penguatan kelembagaan dan peningkatan SDM.
"Dimulai dari pembenahan kelembagaan. Setelah Surat Keputusan Administrasi Hukum Umum (SK AHU) terbit, koperasi dibimbing untuk mengurus NPWP, membuka rekening koperasi di Bank Jateng, serta mengurus NIB dan Nomor Induk Koperasi (NIK)," jelasnya.
Ada pun untuk lini usaha KDMP di Kabupaten Grobogan terdapat berbagai macam.
Desa diminta menyesuaikan dengan potensi lokal di masing-masing desa tersebut.
"Fokus sektor antara lain pertanian, perdagangan, dan perkebunan. Usaha yang sudah berjalan dan memiliki modal sendiri tetap bisa berlanjut. Bila anggota membutuhkan tambahan modal, misal sudah punya UMKM, dapat difasilitasi melalui koperasi desa,” ujarnya.
Usaha yang sudah ada di desa-desa juga menjadi sasaran penguatan.
Modal bergulir dari koperasi akan disalurkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Selain itu, untuk modalawalkoperasi, Nur Ikhsan menyebut di awal terbentuk ini modal bersumber dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota sebelum memperoleh pendanaan dari sumber eksternal.
Setelah ratusan KDMP dimantapkan kelembagaan dan SDM-nya, maka pada saat Hari Koperasi seluruhnya siap di-launching.
"Tak hanya launching di tingkat provinsi, juga akan ada puncak peringatan Hari Koperasi tingkat Kabupaten Grobogan yang akan digelar selama empat hari, mulai 31 Juli hingga 3 Agustus 2025, berpusat di Alun-Alun Purwodadi. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi senam massal, penyerahan simbolis SK AHU, serta pertemuan antara Kopdes dan mitra kerja," ungkap Nur Ikhsan.
Diketahui, sejumlah mitra BUMN dan BUMD seperti Pertamina, Bulog, Bank Jateng, dan Pupuk Indonesia akan dihadirkan langsung untuk mendukung kemajuan koperasi desa melalui kemitraan strategis, termasuk akses ke kebutuhan pokok dan sektor produktif lainnya. (int)
Editor : Syaiful Amri