GUBUG, RadarPati.ID – Dari tangis menjadi tawa, itulah yang terlihat saat Polwan Polres Grobogan turun langsung ke posko pengungsian di Desa Ringinkidul, Gubug.
Anak-anak korban banjir yang sebelumnya murung kini kembali ceria berkat kegiatan trauma healing yang digelar di Gereja GKJ Tempurung.
Tak hanya memberikan motivasi, para Polwan juga membagikan mainan dan hadiah yang membuat anak-anak semakin antusias.
Baca Juga: UNIK! Masjid Baiturrahman di Grobogan yang Memadukan Unsur Candi, Vihara hingga White House
Mereka diajak bernyanyi bersama, bermain games, hingga tertawa lepas, sejenak melupakan duka akibat bencana.
AKP Lamsir, yang memimpin kegiatan ini, menegaskan bahwa trauma healing ini bertujuan untuk membangkitkan semangat anak-anak yang terdampak banjir.
Pihaknya ingin mereka tetap terhibur dalam keadaan tertimpa bencana.
“Kami ingin mereka tetap ceria dan tidak terus larut dalam kesedihan,” ujarnya.
Tak berhenti di Ringinkidul, tim Polwan Polres Grobogan juga akan menyambangi daerah lain yang terdampak parah, seperti Baturagung.
Demi memastikan semakin banyak anak-anak yang mendapatkan dukungan mental.
Ia menambahkan, dengan kondisi dan keadaan yang berat, harus tetap memiliki semangat menjalani hidup.
Serta tidak lupa untuk berdoa agar keadaan lekas membaik.
“Ini ujian berat, tapi kita harus tetap semangat dan berdoa agar semua segera membaik,” pesan AKP Lamsir.
Langkah humanis Polwan Grobogan ini menjadi bukti bahwa di tengah bencana, masih ada kehangatan.
Kegiatan ini menjadi secercah harapan bagi mereka yang terdampak. (mun/him)
Editor : Abdul Rochim