GROBOGAN, RadarPatid.id – Wamensos RI Agus Jabo datang ke lokasi tanggul jebol yang ada di Dusun Mintreng Desa Baturagung Kecamatan Gubug, Minggu (26/1). Kedatangannya untuk menyerahkan bantuan logistik.
Sebelum menyerahkan bantuan, Wamensos RI lebih dulu melakukan trauma healing di pendapa desa. Terlihat sejumlah anak-anak telah memenuhi pendapa.
Kemudian mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama. Setelah itu Agus Jabo dan Bupati Grobogan Sri Sumarni membagikan makanan ke sejumlah anak tersebut.
Kunjungan tersebut dilanjut dengan penyerahan bantuan logistik pada para pengungsi. Bantuan logistik yang diberikan berupa kasur, permakanan, pakaian, selimut, sembako, serta bantuan atensi untuk rumah yang rusak berat, seperti alat kebersihan.
”Total bantuan logistik dan peralatan kebersihan yang diserahkan senilai Rp 601.912.850,” ujar Agus Jabo.
Ia menyampaikan pesan Presiden dan Wakil Presiden untuk meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan tinggi.
”Ini sudah dibahas di tingkat Kementerian karena memang bencana ini tahunan (berulang). Nanti akan kita bahas bantuan, progresif,” katanya.
Meskipun bantuan yang diberikan tidak seberapa namun demikian ia berharap bisa sedikit meringankan beban psikologis dan masyarakat. Serta mengembalikan senyuman para pengungsi.
Sedangkan, Bupati Grobogan Sri Sumarni curhat soal keadaan warga pasca bencana banjir akibat tanggul jebol.
Pihaknya meminta dibantu untuk dibuatkan tanggul permanen di titik jebolan Desa Tinanding, Kecamatan Godong.
Sebab, ketika tanggul jebol air melimpas ke areal persawahan milik warga yang mengakibatkan sawah seluas 6.500 hektar mengalami puso.
Padahal, 14 hari lagi petani rencananya akan segera melakukan panen. Tetapi terkena musibah banjir akibat tanggul jebol. Hal ini tentunya sangat merugikan petani.
"Di situ langganan jebol pak. Kemarin sempat ditutup total untuk perbaikan tanggul. Sekarang sudah mulai dibuka pelan-pelan," keluh Bupati.
Ditambahkan, keadaan itu membuat produksi pertanian di Grobogan dikhawatirkan mengalami penurunan. Padahal, dirinya sudah meneken MoU dengan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan jumlah panen tahun ini.
Baca Juga: Hasil Playoff Liga 2 : Persipa Pati Curi Satu Poin dari Persikas
Namun, banjir kini terus mengancam sebab lahan hutan milik Perhutani banyak yang gundul sehingga air langsung turun ke sungai. "Semua harus ditanami kembali," imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Sri melaporkan situasi terkini Kabupaten Grobogan pasca bencana yang telah berlangsung selama sepekan.
Pemkab mengantisipasi puso di Kecamatan Klambu dan Brati dengan memasang kasang. Di sana terdapat sawah seluas 65 ribu hektar.
Ia meminta BBWS Pemali Juana untuk memberikan solusi kongkret agar tidak jebol lagi. Karena petani sebentar lagi panen.
"Saya bersama Bupati Demak sudah menyampaikan paparan saat rapat dengan BNPB. Kami minta solusinya ke depan supaya tidak terjadi kembali," katanya. (int/him/amr)
Editor : Syaiful Amri