Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Cuaca Ekstrem, Dinding Talang Water Brug Van Amsterdam di Wirosari Ambrol

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 27 September 2024 | 01:40 WIB
AMBROL: Kondisi jembatan Water Brug Van Amsterdam di Kelurahan/Kecamatan Wirosari yang ambrol akibat hujan pada Kamis (26/9) dini hari.
AMBROL: Kondisi jembatan Water Brug Van Amsterdam di Kelurahan/Kecamatan Wirosari yang ambrol akibat hujan pada Kamis (26/9) dini hari.

 

GROBOGAN, RADARPATI.ID- Hujan yang terjadi sejak Rabu (25/9) Sore hingga dini hari, membuat jembatan bersejarah peninggalan Belanda bernama Water Brug Van Amsterdam di Kelurahan/Kecamatan Wirosari tiba-tiba ambrol.

Akibat intensitas hujan yang tinggi tersebut, membuat bangunan yang tengah diusulkan menjadi cagar budaya itu ambrol dengan panjang 15 meter.

“Roboh pada dinding talangnya. Tinggi tembok ini sekitar 80 meter dan tebal 40 meter. Untuk panjang ambrolnya sekitar 15 meter,” ungkap salah satu warga setempat yang juga sempat menjadi pengurus, Kayat.

Robohnya dinding talang air membuat air tak bisa tersalurkan ke persawahan dan permukiman warga di Kelurahan Kunden.

“Karena kemarin kemarau cukup panjang, membuat talang air ini mengering. Tiba-tiba beberapa hari ini teraliri air yang cukup deras, mungkin ini yang membuat kondisi dinding talang jadi ambrol,” keluhnya.

Bahkan, menurutnya, ambrolnya sebagian bangunan tersebut bisa jadi karena umur yang sudah tua.

Hal itu karena Water Brug Van Amsterdam atau Kali Brug ini sudah berdiri sekitar 1901.

Menurut Kayat, jembatan tersebut harus dilestarikan keberadaannya.

Karena dulunya merupakan jembatan air untuk menyalurkan air dari Bendungan Tirto yang berjarak sekitar enam kilometer di sebelah utara sampai di stasiun kereta api Wirosari. Jembatan air ini juga masih aktif terpakai hingga sekarang.

“Karena termasuk bangunan bersejarah, ambrolnya bagian dinding talang ini juga langsung kami laporkan ke Dinas PUPR. Tindaklanjutnya masih menunggu anggaran. Kami harap bisa segera diperbaiki,” ujarnya.

Sekretaris Dinas PUPR Grobogan Wahyu Tri Darmawanto menambahkan, ambrolnya dinding talang itu agar segera dilakukan penanganan darurat.

“Dalam waktu dekat kami akan memindahkan aliran airnya, kemudian masukkan ke Dumpil kanan dan dibuang ke sungai,” jelasnya.

Kemudian, Dinas PUPR juga akan memasang batu bata di dinding jembatan yang ambrol sepanjang 15 meter tersebut. (int)

 

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#ambrol #peninggalan belanda #Water Brug Van Amsterdam #jembatan #wirosari