Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Sosok Miranda Asal Grobogan yang Sukses dapat Cuan dari Hobi

Intan Maylani Sabrina • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 14:39 WIB
Photo
Photo

RADARPATI.ID - Inilah sosok Miranda perempuan asal wilayah ujung timur Kabupaten Grobogan, tepatnya di Desa Pandanharum Kecamatan Gabus.

Meski seorang gadis desa, Miranda sukses menjadi selebgram, hobinya mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Perempuan kelahiran Grobogan 09 Februari 2001 ini menceritakan pengalamannya ketika kali pertama terjun di media daring Instagram.

"Saat itu masih kelas XI. Itu pun dipaksa kawan. Setelah kurang lebih dua bulan, pengikuti naik sedikit demi sedikit secara konsisten,” jelasnya.

Padahal menurutnya saat itu kontennya hanya foto selfie, hasil hunting, olahraga hingga ikut ekstrakulikuler di sekolah.

“Seperti apa adanya diriku, tidak aku lebih-lebihkan ataupun aku kurang-kurangi,” kesannya. 

Seiring berjalannya waktu, Miranda mulai menyukai dunia foto/talent.

Ada beberapa rekan yang menawarkan kolaborasi talent video klip, brand kaus, hijab, dan pakaian.

Bahkan, talent hunting foto kasual.

“Nah, dari hal-hal itu juga followers semakin menambah. Alhamdulillah, sampai aku menerima job paid promote, endorse, dan visit,” ungkapnya.

Mulailah ia banyak tawaran jadi muse/model. Kali pertama jadi muse makeup, Miranda merasa kaku.

Padahal menurutnya basik kemampuan menari tradisional. 

“Menurutku mungkin karena masih pemula jadi muse, sehingga belum luwes bergaya. Kemudian aku belajar otodidak meluweskan tangan, berpose, fashion show dan catwalk,” imbuhnya.

Ia mulai luwes dan sukses.

“Poin penting dalam ingatanku dengan kalimat dari ibuku, ‘Dalam dunia entertain harus kuat mental’.

Dan sampai saat ini yg terpenting versiku harus membangun mental terlebih dahulu,” pesannya. 

Selama ini, nanyak pengalaman unik yang didapat.


Waktu job muse di Kota Cepu, Blora, katanya saat itu menempuh waktu 1,5 jam perjalanan. Aku harus sampai di lokasi job pukul 04:30.

Jadi ia melakukan perjalan motoran sama ibuku pukul 03:00 dini hari.

Bayangin saja, motoran berdua cewek semua dan di setiap perjalanan banyak melewati hutan dan jalanan sepi.

"Meskipun sempat punya rasa takut, Alhamdulillah berangkat sampai pulang dengan selamat,” kesannya. (int/him)

Editor : Abdul Rochim
#Muse #selebgram #grobogan #Sosok