GROBOGAN, RADARPATI.ID – Warga Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu mengeluhkan adanya ribuan lalat dari kandang ayam datangi perkampungan mengadu ke Mapolsek Tegowanu.
Adanya serbuan lalat itu, menjadikan warga tidak nyaman dengan aktifitas sehari-hari.
Puluhan warga tersebut ditemui oleh Kapolsek Tegowanu Iptu Setyo Budi dan Forkopincam Tegowanu.
Saat pertemuan tersebut warga mengadu dampak dari lalat menyerbu perkampungan juga berdampak pada pencemaran lingkungan.
Hasil dari pertemuan tersebut meminta para pemilik kandang ayam agar di Kecamaatan Tegowanu agar mengantisipasi dampak lingkungan.
Pelaku usaha juga diminta untuk membentuk paguyuban peternak ayam untuk memudahkan koordinasi dan monitoring.
”Para pemilik kandang ayam agar lakukan koordinasi dengan instansi terkait Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan dari wabah lalat tersebut.
Sehingga tidak terjadi wabah penyakit di masyarakat,” kata Kapolsek Tegowanu Iptu Setyo Budi.
Pihaknya menyampaikan agar para pengusaha agar komunikasi dan sinergi dalam usaha. Intinya untuk diselaraskan dengan masyarakat dengan pemilik kandang tersebut.
Terjadinya keresahan di masyarakat karena ada ribuan lalat masuk ke rumah warga.
”Kami lakukan singkrongkan semua dari pihak pengusaha kandang ayam dan warga masyarakat,” ujarnya.
Langkah ke depan, maka dari Forkopincam akan diselaraskan jika terjadi di masyarakat bisa diakomodir dngan baik.
Ketua Paguyuban Kandang Ayam Tegowanu Mujahidin mengatakan, setiap usaha ada dampak positif dan negatifnya. Dampak positifnya bisa memberdayakan warga setempat jadi pekerja.
”Dampak negatifnya ada lalat. Untuk itu, kami dari paguyuban bagaimanan minimalisir agar lalat tidak sampai ke rumah warga,” ujarnya.
Dia berharap kedepan bisa antisipasi bersama dan meminta maaf kepada warga adanya serbuan lalat ke rumah warga. Terkait dengan perizinan belum bisa berbicara karena wewenang dari Dinas terkait.
”Saya akan konsultasikan ke Dinas Perizinan dari 35 peternakan ayam. Saya lihat sekilas hampir semua berizin dan dampaknya ada lalat,” terang dia. (mun/him)
Editor : Alfian Dani