GROBOGAN, RADARPATI.ID - Usai rampung meratakan lapangan, kini emak-emak warga Kelurahan Purwodadi diberdayakan untuk menanam rumput di stadion Krida Bhakti Purwodadi.
Pelaksana penanaman rumput dari Rumputkita Landscape, Pogan Jaya, mengungkapkan sebelumnya telah didatangkan rumput Zoysia matrella (L.) Merr standar FIFA untuk perbaikan stadion.
"Kami memberdayakan warga lokal untuk membantu pengerjaan. Meliputi 13 ibu-ibu dan 7 laki-laki. Ditambah 3 orang dari pihak kami sudah cukup mengatasi," tuturnya.
Lebih lanjut menurut Pogan, proses pengerjaan ditarget rampung dalam sepuluh hari ke depan.
"Kemarin diangkut dari Bogor dan Pandeglang. Bibitnya ada 2.500 meter persegi untuk kemudian disebar menjadi 8.000 meter persegi di lapangan," jelasnya.
Sebelum ditanam bibit rumput dilakukan strerilisasai untuk memisahkan rumput liar yang turut tumbuh bibit.
"Harapannya memang agar tidak ada rumput liar yang tumbuh ketika sudah berada di media tanam (lapangan, Red). Selain itu juga dilakukan penyemprotan untuk mencegah tumbuhnya gulma tersebut," katanya.
Selama proses penanaman dan perawatan setidaknya 4 bulan ke depan diperlukan minimal 10 liter air perhari untuk 1 meter persegi. Secara keseluruhan dibutuhkan 80.000 liter air perhari untuk melakukan penyiraman.
"Kalau kekurangan nutrisi ya bisa mati. Kami gunakan alat pemadam maupun springkel yang berputar 360 derajat sebagai media siram agar efektif. Kami datangkan dari stadion Bali," ujarnya.
Kelembaban juga perlu dijaga supaya rumput tidak kering. "Nanti sudah akan kelihatan hijau setelah satu minggu, untuk keseluruhan tiga mingguan. Sementara untuk betul-betul rapat dibutuhkan dua bulanan," terangnya.
Pihaknya berharap setelah jadi nanti, pihak pengelola atau dinas terkait dapat memperhatikan betul kondisi rumput yang ada.
"Karena ini untuk kepentingan atlet. Tentu mereka juga akan bangga apabila memiliki fasilitas pendukung dalam latihan yang memadai," tandasnya. (fik/war/ade)
Editor : Alfian Dani