GROBOGAN, RADARPATI.ID - Sebanyak 41 unit rumah di Kabupaten Grobogan rusak akibat banjir yang terjadi pada Senin (5/2) malam.
Pemkab melalui BPBD langsung bergerak dengan memverifikasi rumah warga penerima bantuan sosial (Bansos) korban musibah banjir tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Grobogan Soewignyo mengatakan, sejumlah petugas BPBD mendatangi rumah-rumah yang dilaporkan terdampak banjir.
Terdata pada Selasa (13/2), terdapat lima rumah roboh/hilang, delapan rumah rusak berat, 12 rumah rusak sedang dan delapan rumah rusak ringan.
Dibeberkan, dana bantuan sosial yang diberikan tersebut berkisar Rp 3 juta hingga Rp 10 juta yang langsung masuk ke rekening korban. ”Tergantung kerusakan.
Kalau yang hilang/hanyut mendapatkan bantuan sekitar Rp 10 juta. Rusak sedang Rp 6 juta. Serta rusak ringan Rp 3juta,” jelas Soewignyo.
Uang yang diberikan kepada warga yang rumahnya terdampak banjir akan dikirimkan langsung ke nomor rekening warga tersebut tanpa melalui perantara. Dalam maksimal waktu tiga pekan.
”Biasanya berupa stimulus, kali ini tidak. Pemanfaatan uang tersebut bisa dipakai untuk apa saja. Mau dibuat bangun lagi, rehab atau yang lainnya diperbolehkan,” ungkapnya.
Pihaknya berharap melalui bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban para korban yang terdampak bencana banjir tersebut. (int/zen/ade)
Editor : Alfian Dani