GROBOGAN, RADARPATI.ID — Anggota gabungan TNI Polri dikerahkan untuk mengamankan 4.567 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah hukum Polres Grobogan selama hari pencoblosan Pemilu 2024.
Para petugas keamanan tersebut yakni 810 personel Polri yang terdiri dari petugas pengamanan di TPS sebanyak 588 orang dan Satuan tugas (Satgas) Operasi Mantab Brata Candi 2023-2023 sebanyak 222 personel. Sedangkan dari unsur TNI, sejumlah 133 personel.
Dalam pelaksanaan tugasnya, personel gabungan TNI Polri tersebut akan dibantu 9.134 orang Satlinmas yang bertugas di TPS dan 2.800 orang Satlinmas untuk pengamanan tak langsung pada 280 Desa dan Kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Grobogan.
Sebelum melakukan pengamanan, para personel gabungan dari TNI Polri tersebut mengikuti apel pergeseran pasukan di halaman kantor Setda Kabupaten Grobogan pada Selasa (13/2).
Apel pergeseran pasukan itu dipimpin langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama Dandim 0717/Grobogan Letkol Arh.
Muda Setyawan dan Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan.
Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan, apel yang dilaksanakannya tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah, Polres, Kodim 0717, beserta KPU dan Bawaslu Kabupaten Grobogan, siap bersinergi dalam menyukseskan Pemilu 2024, utamanya di tahap inti, yaitu tahap pemungutan suara.
”Hari ini (kemarin Red) kita masih berada pada masa tenang. Berkaitan dengan hal tersebut, pastikan bahwa tidak ada pengerahan massa, dan tidak ada lagi Alat Peraga Kampanye (APK) terpasang di tempat umum, harus benar-benar bersih,” kata Bupati Grobogan Sri Sumarni.
Sri Sumarni mengatakan, bahwa kesuksesan Pemilu ditandai dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.
Dimana sukses berjalannya setiap tahapan, situasi yang kondusif menjelang, saat pelaksanaan, maupun pasca Pemilu, serta Pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan.
Baca Juga: Beras Medium di Minimarket Modern Kosong, Ini Penyebabnya
”Maka, kita harus pastikan pengamanan di lokasi-lokasi keramaian dan terutama di TPS,” ujarnya.
Pada pelaksanaan apel tersebut, Bupati Grobogan mengatakan agar penyelenggara Negara, baik itu ASN, TNI dan Polri sedang diuji dalam Pemilu 20224 ini.
”Jaga kredibilitas kita semua, untuk bersikap netral dan menjalankan tugas secara profesional, untuk menuju Pemilu yang Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia, Jujur serta Adil. Wujudkan Pemilu yang sukses, damai, beretika dan bermartabat,” tandasnya.
Walaupun Kabupaten Grobogan kondisinya kategori rawan sedang, Sri Sumarni menghimbau kepada seluruh anggota pasukan pengamanan untuk tetap menjaga kewaspadaan, memastikan keamanan setiap TPS, dan melaksanakan tugas dengan penuh integritas dan bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses demokrasi.
”Antisipasi terkait dengan kemungkinan terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor dan lain-lain.
BMKG memperkirakan hujan intensitas tinggi akan terjadi sampai dengan 15 Februari 2024.
Bahkan kita rasakah bersama beberapa wilayah di Kabupaten Grobogan baru saja terdampak bencana banjir, ungkap Sri Sumarni.
Kapolres Grobogan menyampaikan bahwa seluruh TPS di wilayah Kabupaten Grobogan dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya potensi gangguan keamanan.
”Potensi ganggguan keamanan saat ini nihil, potensi gangguan banjir juga nihil,,” terang dia.
Disampaikan AKBP Dedy Anung Kurniawan, bahwa pada saat petugas kepolisian melaksanaan pengamanan TPS petugas dari TNI juga akan membantu kepolisian untuk menjaga Mako Polsek jajaran Polres Grobogan.
”Mulai hari ini, anggota TNI sudah mulai ditugaskan di masing-masing Polsek jajaran Polres Grobogan. Setiap Polsek ada 7 personel TNI,” terang dia. (mun/him/ade)
Editor : Alfian Dani