Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Minim Kuota, Disnakertrans Grobogan Hanya Berangkatkan Dua Orang Transmigran

Intan Maylani Sabrina • Jumat, 15 Desember 2023 | 03:12 WIB
BERANGKAT: Satu KK yang hendak diberangkatkan ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan. (INTAN MAYLANI SABRINA)
BERANGKAT: Satu KK yang hendak diberangkatkan ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan. (INTAN MAYLANI SABRINA)

GROBOGAN, RADARPATI.ID – Tahun ini, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan hanya memiliki satu kuota transmigran.

Kemarin Disnakertrans hanya memberangkatkan sepasang suami istri (pasutri) ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan.

Kepala , Teguh Harjokusumo mengatakan, Pasutri tersebut bernama Rifa’i warga asal Desa Latak Kecamatan Godong.

Dia mengatakan, pasutri tersebut sudah memenuhi kriteria sebagai transmigran.

Selain sudah memenuhi syarat, mereka telah melalui tambahan keterampilan dari Disnakertrans Grobogan.

“Pasutri asal Desa Latak ini sudah memenuhi syarat. Sudah ikut seleksi dan semua dinyatakan lulus. Syarat mutlak pengiriman transmigran adalah yang status pernikahannya sah secara agama dan negara," kata Teguh.

Sebagai transmigran, mereka di sana akan mendapatkan lahan pekarangan seluas 0,25 hektare, lahan usaha I 0,75 hektare, dan lahan usaha II 1,00 hektare per KK.

Hingga jaminan hidup selama satu tahun.

“Tentunya setelah sampai di sana, mereka bisa langsung bekerja mengolah lahan bantuan dan mengembangkan keterampilan yang didapatkan selama pelatihan di BLK Grobogan,” katanya.

Pengiriman calon transmigran tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Teguh, hal ini karena kuota untuk transmigran di tingkat provinsi terbatas.

Sementara animo masyarakat Grobogan banyak ingin merantau ke daerah lain.

“Kuota dari Provinsi Jawa Tengah dan pihak Pemkab Penukal Abab Ilir terbatas. Tahun kemarin hanya ada 21 KK transmigran ke wilayah tersebut.

Sebanyak 9 dari Yogyakarta dan 4 KK dari Jawa Tengah dan 12 dari wilayah setempat," kata Teguh. (int/mal)

 

Editor : Alfian Dani
#disnakertrans grobogan #grobogan