GROBOGAN, RADARPATI.ID - Jelang akhir tahun, pengerjaan proyek perbaikan jalur sepanjang Purwodadi-Blora nyaris rampung. Kini telah memasuki tahap akhir.
Hal itu diungkapkan PPKom Proyek Jalan Paket 2A, 2B dan 3 Arif Setyawan.
Proyek yang diberi kucuran dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 156 miliar tersebut sudah mencapai 90 persen.
Empat titik paket pengerjaan peningkatan jalan tersebut antaranya di Jalan lingkar utara-Jono sepanjang 3,1 kilometer senilai 40 miliar, depan kantor Kecamatan Tawangharjo-Sambirejo dengan panjang 2,6 kilometer senilai Rp 39 miliar.
Kemudian, di depan PT Pungkook-Wirosari sepanjang 2,9 kilometer senilai Rp 36,9 miliar, dan satu paket masuk wilayah Kunduran Blora-Ngawen sepanjang 3,4 kilometer dengan nilai Rp 40 miliar.
Selama pengerjaan, dilakukan peningkatan kapasitas dan struktur.
Jalan akan diperlebar menjadi 8,2 meter. Bahu jalan juga diperkeras. Kiri dan kanan masing-masing 1,4 meter memakai K 250.
Selain itu, juga dibuatkan geomembrane dimaksud untuk mencegah adanya instruksi air yang bisa mengganggu jalan. Dengan pengerukan selebar 1,5 meter dalam 2 meter. Kemudian ditutup agar kedap air.
Kondisi saat ini, beberapa ruas jalan sudah dapat dilewati dengan normal, meskipun beberapa yang lainnya masih menggunakan sistem buka tutup.
”Proyek tersebut sudah memasuki tahap akhir, sehingga diharapkan akan sesuai target pengerjaan yakni rampung pada 20 Desember. Untuk saat ini, sudah masuki 90 persen pembangunan," ucapnya.
Menurutnya, kekurangan 10 persen akan segera diselesaikan mengingat akan memasuki Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Kekurangannya, pembetonan bahu jalan, serta pengurukan bahu jalan," imbuhnya.
Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa akan dilakukan penggantian aspal yang rusak pada beberapa jembatan yang berada atau dilewati perbaikan jalan provinsi tersebut.
"Pengaspalan lantai jembatan yang sudah rusak, akan dilakukan pekan depan, untuk saat ini fokus ke pembetonan bahu jalan," sambungnya. (int/him)
Editor : Alfian Dani