SOSOK Mozza Adhzilla Prameswari Asal Grobogan, Raih Medali Perak Popda Jateng 2026

Intan Maylani Sabrina • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 14:57 WIB
(Mozza Adhzilla Prameswari)
(Mozza Adhzilla Prameswari)

GROBOGAN – Bagi Mozza Adhzilla Prameswari, karate bukan sekadar olahraga. Dari latihan yang dijalani sejak masih berusia 5 tahun, olahraga bela diri itu perlahan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

Siswi SMP Negeri 3 Purwodadi tersebut kini berhasil menorehkan prestasi di tingkat Jawa Tengah.

Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Jawa Tengah 2026, Mozza sukses membawa pulang medali perak di kelas -50 kilogram putri tingkat SMP.

Prestasi itu menjadi buah dari perjalanan panjang yang sudah dirintisnya sejak usia dini.

Mozza tercatat aktif berlatih di Institut Karate-Do Nasional (INKANAS).

Ketertarikannya terhadap karate pun bermula dari keinginan sendiri.

Sejak kecil, Mozza mengaku termasuk anak yang hiperaktif sehingga membutuhkan aktivitas yang bisa menyalurkan energinya secara positif.

"Saya memilih karate karena keinginan saya sendiri. Saya termasuk anak hiperaktif, jadi saya ingin menyalurkan energi saya melalui karate," kata Mozza.

Sejak saat itu, latihan demi latihan dijalani dengan serius. Padatnya jadwal latihan tidak membuatnya mengesampingkan pendidikan.

Mozza justru berusaha menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan nonakademik dengan membuat jadwal kegiatan secara teratur.

Menurutnya, kunci membagi waktu adalah disiplin dan konsisten menjalankan jadwal yang sudah dibuat.

Meski latihan cukup padat, ia tetap berusaha memberikan perhatian yang sama terhadap sekolah.

Perjalanan kompetisinya dimulai pada 2019. Saat itu, Mozza mengikuti lomba pertamanya di Kabupaten Jepara.

Setahun kemudian, ia kembali turun bertanding di Kabupaten Kendal.

Perjalanan kompetisinya berlanjut ke Kota Semarang pada 2021, kemudian mengikuti Piala Bambang Raya di Grobogan pada 2023.

Mozza juga pernah berlaga di berbagai kejuaraan lainnya, termasuk kompetisi di tingkat Kabupaten Grobogan yang rutin diikutinya setiap tahun, hingga Kejurnas Piala Kapolri 2024 di Malang, Jawa Timur.

Kejurnas Piala Kapolri menjadi salah satu pengalaman yang paling membekas baginya.

Saat itu, Mozza mendapat kesempatan memperkuat kontingen INKANAS Jawa Tengah dan bersaing dengan karateka dari berbagai daerah.

Namun, pengalaman di arena pertandingan tidak selalu berjalan mudah. 

Salah satu momen yang paling diingat Mozza terjadi ketika dirinya tertinggal poin 6-5 dari lawan.

Dalam situasi tersebut, ia memilih tidak menyerah. Dengan sisa tenaga yang dimiliki, Mozza berusaha mengejar ketertinggalan dan mengamankan poin.

Bagi atlet muda kelahiran Grobogan, 14 April 2012 itu, pertandingan menjadi tempat untuk belajar mengendalikan diri, membaca situasi, sekaligus mempertahankan fokus ketika berada dalam tekanan.

Untuk menghadapi sebuah kejuaraan, persiapan pun tidak dilakukan secara instan. Mozza biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4,5 bulan untuk mempersiapkan diri.

Latihan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari fisik, teknik, feeling, timing hingga kecepatan atau speed.

Semua dipersiapkan agar dirinya bisa tampil maksimal ketika memasuki arena pertandingan.

Raihan medali perak di Popda Jawa Tengah 2026 menjadi salah satu hasil dari proses panjang tersebut.

"Ke depan, saya ingin meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi lebih tinggi," ujarnya. 

Di balik prestasi tersebut, ada dukungan keluarga yang turut menjadi bagian penting dalam perjalanan Mozza. 

Ia merupakan putri pasangan Anjar Andita Sakti dan Herni Oktavianti, warga Genuksuran, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

Perjalanan Mozza menunjukkan bahwa prestasi tidak lahir dalam semalam.

Ada latihan panjang, pengorbanan waktu, disiplin, serta keberanian untuk tetap bertanding meski berada dalam tekanan. (int)

Editor : Editor
popda 2026 grobogan Sosok karate