RADAR PATI - INDRI Setyarini, 35 warga Desa Karangmalang begitu sabar mendampingi santri berkebutuhan khusus atau autis di Ponpes Al-Achsaniyah Kudus.
Dengan lemah lembut ia mampu meraih hati santri berkebutuhan khusus.
Indri sapaan akrabnya, menjadi pendamping di Ponpes tersebut sejak 2018 silam.
Sebelum mengabdi di sana Indri bekerja sebagai pegawai koperasi.
”Saya bekerja dan mengabdi di sini karena panggilan hati. Karena ingin mendekatkan diri kepada anak-anak,” jelasnya.
Awal dia bekerja di Ponpes tersebut tantangannya cukup berat.
Santri berkebutuhan khusus tersebut cukup menyibukan Indri.
Dia mengaku perlu kesabaran ekstra ketika mendampingi santri menuntut ilmu agama.
Pendekatan yang lebih dalam perlu dilakukan agar santri tidak merasa asing dengan sang guru.
”Saya harus memberikan perlakuan khusus untuk santri, serta masuk ke dunianya, agar mereka lebih nyaman belajar,” ungkapnya.
Pendekatan tersebut dipegang betul oleh Indri. Dia akhirnya bisa terbiasa dengan kondisi di lapangan.
Santri-santri lebih cepat menyerap ilmu yang dia sampaikan. Santri juga semangat untuk belajar.
Indri berharap pendampingan yang intensif ini, bisa membuat santri lebih mandiri ke depan. Serta mereka bisa mengimplementasikan ilmu agama. (gal/him)
Editor : Abdul Rochim