Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Resign dari Dunia Penyiaran, Sosok Pemuda Rembang Yuuta Fokus Jadi Konten Kreator dan Bangun Perpustakaan Desa

Abdul Rochim • Kamis, 2 April 2026 | 19:50 WIB
Setia Wahyu Utami. (SETIA WAHYU UTAMI UNTUK RADAR PATI )
Setia Wahyu Utami. (SETIA WAHYU UTAMI UNTUK RADAR PATI )
REMBANG — Setia Wahyu Utami memilih keluar dari pekerjaannya di dunia penyiaran pada November 2025. Keputusan itu diambil agar dirinya bisa fokus menekuni karier sebagai konten kreator di YouTube.

Perempuan yang akrab disapa Yuuta ini mengungkapkan, konten yang dibuatnya berfokus pada storytelling serta memberikan inspirasi bagi perempuan single usia 20-an agar bisa mandiri.

”Alhamdulillah, channel saya sudah monetisasi dan kini dapat menghasilkan pendapatan setiap bulannya,” kata Yuuta kepada Jawa Pos Radar Pati.

Baca Juga: Sosok Dokter Nur Aida Oktasari Putri yang Tergerak Tangani Kusta dan Lepra Masih Tinggi di Blora

Dari penghasilan tersebut, pada Desember 2025 Yuuta mulai melakukan renovasi ringan pada Pojok Baca Himawari. Fasilitas ini merupakan perpustakaan kecil di Desa Kuangsan, Kecamatan Kaliori, yang menjadi tempat belajar, bermain, sekaligus melepas penat bagi anak-anak.

Ia mengaku, konsep perpustakaan tersebut terinspirasi dari nuansa anime Studio Ghibli. Dengan dominasi warna hijau dan ornamen bunga matahari, suasana hangat dan menyenangkan pun berhasil dihadirkan.

”Selain itu, saya juga menambahkan koleksi buku serta mainan edukasi untuk anak-anak,” imbuh perempuan yang tinggal di Desa Kuangsan 02/01, Kecamatan Kaliori ini.

Aktivitas renovasi yang kerap dibagikan melalui status WhatsApp ternyata menarik perhatian Pemerintah Desa Kuangsan. Pihak desa kemudian menawarkan bantuan dana untuk mendukung pengembangan Pojok Baca Himawari.

Yuuta pun menyambut baik dukungan tersebut. Berkat bantuan itu, proses renovasi dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu bulan. Pada awal Januari 2026, Pojok Baca Himawari kembali dibuka dengan wajah baru bernuansa ala Studio Ghibli.

Kini, Yuuta memiliki lebih banyak waktu di rumah sehingga bisa aktif mendampingi kegiatan di Himawari. Waktu tersebut juga dimanfaatkannya untuk mencari ide konten, mengedit video, sekaligus menyambut kedatangan anak-anak.

Biasanya, anak-anak datang setiap hari sepulang sekolah sekitar pukul 10.30 WIB dan pulang pukul 13.00 WIB karena memiliki jadwal TPQ dan madrasah. Sementara pada hari Minggu, mereka datang pukul 09.00 WIB dan pulang pukul 12.00 WIB.

”Kegiatan di Himawari bersifat bebas, seperti membaca buku dan bermain. Namun, sesekali saya juga memberikan edukasi dengan memanfaatkan buku-buku ensiklopedia yang tersedia,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Yuuta juga menginisiasi kegiatan mengenal alam. Salah satunya dengan menggandeng BUMDesa Makmur Jaya Desa Kuangsan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai buah naga. (noe)



Editor : Abdul Rochim
#konten kreator YouTube #Pojok Baca Himawari #inspirasi perempuan #rembang #perpustakaan desa