Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Dari Aktivis Organisasi, Syahrozi asal Blora Tekuni Dunia Jurnalistik dan Literasi

Abdul Rochim • Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB

OPTIMIS: Syahrozi, warga Desa Blungun, Kecamatan Jepon saat bersantai.  (EKO SANTOSO/RADAR PATI)
OPTIMIS: Syahrozi, warga Desa Blungun, Kecamatan Jepon saat bersantai. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)

RADAR PATI - Pengalaman panjang di berbagai organisasi membentuk karakter dan pemikiran Syahrozi.

Warga Desa Blungun, Kecamatan Jepon ini memanfaatkan latar belakang aktivisme sebagai modal untuk berkembang di dunia tulis-menulis dan jurnalistik.

Sejak 2022 hingga sekarang, Syahrozi aktif sebagai pengurus cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Blora.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Saat Lebaran, Waket DPRD Blora, Siswanto Tekankan Prioritas Pelayanan Publik

Dalam organisasi tersebut, ia kerap terlibat dalam diskusi serta aksi yang menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai kurang berpihak pada masyarakat.

Tak hanya di HMI, pria kelahiran 1999 itu juga aktif di Gerakan Pemuda Ansor sebagai sekretaris ranting Desa Blungun sejak 2024 hingga sekarang.

Selain itu, ia dipercaya menjadi Ketua BUMDes Desa Blungun yang masih dijalani hingga saat ini.

Pengalaman organisasinya semakin lengkap karena ia juga pernah menjabat sebagai ketua pondok atau lurah pondok di Pondok Khozinatul Ulum 2.

Berbagai pengalaman tersebut membentuk pola pikir yang kritis dan terbuka terhadap berbagai persoalan sosial.

Berbekal pengalaman sebagai aktivis, Syahrozi kemudian menekuni dunia literasi.

Menulis tidak hanya menjadi sarana menyalurkan minat, tetapi juga menjadi pekerjaan sehari-hari sebagai jurnalis.

Selain menulis berita, ia juga gemar menulis cerita dan karya fiksi sebagai bentuk ekspresi diri.

Menurutnya, menulis memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai media refleksi diri dan meditasi.

Melalui tulisan, seseorang dapat menuangkan gagasan sekaligus memahami isi pikirannya sendiri.

“Ketika kita menulis, kita tidak hanya merangkai kata-kata, tetapi juga menyelami bagian terdalam dari diri kita,” ujarnya.

Ia menilai menulis dapat membantu seseorang untuk fokus, mengurangi stres, serta melepaskan kecemasan dengan menuangkan pikiran ke dalam tulisan.

Selain itu, aktivitas menulis juga mampu meningkatkan kesadaran diri dan membantu memahami pengalaman hidup secara lebih mendalam.

Bagi Syahrozi, menulis juga menjadi sarana perenungan untuk menemukan makna di balik berbagai pengalaman.

Dengan menulis, seseorang dapat merefleksikan peristiwa yang dialami, mengambil pelajaran, hingga memperoleh sudut pandang baru terhadap kehidupan.

Ia meyakini, kebiasaan menulis dapat membantu seseorang memahami tujuan hidup sekaligus mengembangkan kesadaran spiritual melalui proses refleksi yang berkelanjutan. (tos)



Editor : Abdul Rochim
#Syahrozi Blora #aktivis Blora #HMI Blora #GP Ansor Blora #BUMDes Blungun #jurnalis Blora #dunia literasi #menulis sebagai meditasi #aktivis jadi penulis #tokoh muda Blora #Desa Blungun Jepon #organisasi mahasiswa Indonesia #refleksi diri menulis #inspirasi pemuda #kisah inspiratif Blora